<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-12278659</id><updated>2011-12-12T18:47:33.522+07:00</updated><category term='balance'/><title type='text'>JEJAK CERITA KITA</title><subtitle type='html'>Cerita hati terpaut dalam untaian pena menggetarkan rasa untuk membawa kita kembali merenungi perjalan hakiki hidup ini</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://jejakcerita.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12278659/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jejakcerita.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Boday</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13229829558249161652</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>39</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-12278659.post-3863823186273846693</id><published>2008-09-22T01:52:00.002+07:00</published><updated>2008-09-22T02:12:48.673+07:00</updated><title type='text'>Usaha Optimal, Keberuntungan</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify; font-family: verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Segala "perangkat" baik itu otak,akal, rasa, fisik dan lain sebagainya yang melekat pada diri kita tentu diberikan bukan tanpa maksud dan tanpa tujuan tentu dengan segala konsekuensinya. Apabila kita bisa mengetahui, memahami dan mengerti maksud,tujuan dan konsekuensi dari itu semua tentunya kita akan berupaya mengoptimalkan semua perangkat yang ada untuk memenuhi maksud dan tujuan tersebut.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Sering kali ketika kita belajar sesuatu semakin dalam maka semakin kita merasa kita ini semakin tidak tahu apa-apa *bodoh*.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Sering kali ketika kita berusaha habis-habisan untuk mengejar/mendapatkan/menuju sesuatu semakin kita merasa betapa waktu begitu cepat berjalan dan berartinya sebuah waktu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Menurut saya hal yang cukup "licin" yang bisa menjebak kita apabila sebuah tujuan itu sudah berubah menjadi obsesi. Obsesi yang saya maksudkan disini adalah sebuah tujuan yang "harus" terwujud yang menjebak kita masuk pada area psikologis pada pikiran kita bahwa kita yang menjadi "penentu".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukankah kita dikasih otak untuk berpikir yang digunakan untuk memutuskan atau menentukan ? ya benar menjadi penentu dalam memutuskan "sikap" kita. Dapatkah kita menentukan kondisi diluar diri kita ? ya kita bisa "berkontribusi" menentukan kondisi tapi tidak sepenuhnya itu adalah kontribusi full dari kita, karena banyak parameter dan variable lain diluar kita yang juga mempengaruhi kondisi tersebut. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Contoh simplenya:saya ingin rumah saya menjadi warna putih (menentukan sikap), untuk menjadikan rumah saya menjadi warna putih maka saya harus mengkondisikan rumah saya yaitu dengan cara mengecat rumah saya dengan cat warna putih, untuk mengecat rumah dengan warna putih maka saya harus mendapatkan cat warna putih (variable diluar diri kita) untuk itu saya akan membeli cat warna putih dan saya pergi ke toko cat -sikap berusaha-,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ketika pergi ke toko cat bisa terjadi berbagai kemungkinan, cat warna putih tidak ada, toko tutup, penjualnya tidak ada -kondisi diluar kontrol kita-&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kondisi yang lain, cat warna putih ada, penjualnya ada, duit kita cukup, kita dapat discount, cuaca cerah sehingga kita bisa mengecat rumah - kondisi sesuai dengan yang kita harapkan *bukan kita yang menentukan*-&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Apabila variable-variable diluar tersebut ternyata sinkron -baca:approve- dengan harapan kita tentunya tidak berlebihan kalau&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt; kita bilang "KITA SEDANG BERUNTUNG"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;Apakah "kondisi beruntung" itu kita bisa dapat tanpa kita harus berusaha optimum ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Tentu tidak ada ruginya kalau kita selalu berusaha optimum, kalau mengikuti hukum aksi reaksi apabila kita beraksi/berusaha secara optimum mestinya hasilnya akan optimum pula.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin suatu hasil usaha yang kita "anggap" adalah sebuah "keberuntungan" merupakan hasil/impact dari usaha kita yang optimum pada usaha kita sebelum-sebelumnya yang tidak kita sadari.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/12278659-3863823186273846693?l=jejakcerita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jejakcerita.blogspot.com/feeds/3863823186273846693/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=12278659&amp;postID=3863823186273846693&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12278659/posts/default/3863823186273846693'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12278659/posts/default/3863823186273846693'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jejakcerita.blogspot.com/2008/09/usaha-optimal-keberuntungan.html' title='Usaha Optimal, Keberuntungan'/><author><name>Boday</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13229829558249161652</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-12278659.post-4138978749833850641</id><published>2008-09-22T00:49:00.004+07:00</published><updated>2008-09-22T01:52:16.949+07:00</updated><title type='text'>Menjadi Manusia Yang Beruntung</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Jadi ingat omongan seorang teman :&lt;br /&gt;" Orang berani itu kalah sama orang nekat"&lt;br /&gt;" Orang nekat itu kalah sama orang yang beruntung"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"PALING ENAK ITU MENJADI MANUSIA YANG BERUNTUNG", kalimat tersebut menggambarkan nuansa suatu kondisi kita terlepas/lolos dari hal yang tidak mengenakkan, kondisi tercukupi, tidak ada kesulitan, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;happy ending&lt;/span&gt; karena tujuannya tercapai.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt; Ketika kita mendapatkan apa yang kita tuju (misalnya menang tender proyek) kemudian kita berkata: &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;"saat ini kita sedang beruntung sehingga kita bisa menang tender", kata-kata tersebut secara psikologis&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt; akan membantu kita meminimalisir rasa sombong, mengkondisikan otak kita untuk bersyukur karena kita masih diberi kepercayaan anugerah, kita akan tetap selalu waspada dan akan berusaha lebih baik lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;MENJADI MANUSIA YANG BERUNTUNG, kalimat yang menunjukan kalimat akibat/&lt;span style="font-style: italic;"&gt;impact&lt;/span&gt;/reaksi, pertanyanya adalah "apa AKSI yang harus dilakukan untuk menghasilkan reaksi MENJADI MANUSIA YANG BERUNTUNG?" (hukum aksi reaksi, sebab akibat)..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/12278659-4138978749833850641?l=jejakcerita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jejakcerita.blogspot.com/feeds/4138978749833850641/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=12278659&amp;postID=4138978749833850641&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12278659/posts/default/4138978749833850641'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12278659/posts/default/4138978749833850641'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jejakcerita.blogspot.com/2008/09/menjadi-manusia-yang-beruntung.html' title='Menjadi Manusia Yang Beruntung'/><author><name>Boday</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13229829558249161652</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-12278659.post-2531486360945166012</id><published>2008-06-05T18:59:00.004+07:00</published><updated>2008-06-05T19:12:36.938+07:00</updated><title type='text'>Allah  Masih perlu dibela ya? Jihad di Jalan Allah apa maksudnya?</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;Apakah Allahuntuk menunjukkan eksistensinya dan eksistensi aturan-aturannya perlu "pembelaan" dari manusia ? Sekecil itukah kekuasaan Allah yang katanya Maha Kuasa itu sehingga ada orang yang mengatas namakan dirinya membela "peraturan" Tuhan agar tetap eksis, yang tidak sesuai dengan "peraturan Allah" dalam persepsi si pembela itu maka harus musnah dari muka Bumi.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;Kalau memang Allah menghendaki semua yang ada di muka bumi ini seragama "baca: seragam agama dan keyakinan" apa susahnya tinggal KUN FAYAKUN dibikin semua seragam agama dan keyakinan. (TIDAKKAH KALIAN BERFIKIR ?)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;Kalau kita memposisikan diri sebagai pembela Allah apakah kita tidak "mengkerdilkan" Allah itu sendiri yang jelas maha kuasa dan "BERDIRI SENDIRI (Qiyamuhu binafsihi)", dengan memposisikan diri sebagai pembela Allah mungkin perlu dipertanyakan kembali tentang eksistensi si pembela itu, eksistensi akan keyakinannya atas kekuasaan Allah yang Maha Besar dan Maha tak Terbatas...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;semua yang terjadi jelas sudah mendapat Ridlo Allah, kalau tidak mendapat Ridlo Allah dengan sendirinya akan tenggelam...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;perbedaan agama dan perbedaan keyakinan sudah berlangsung sejak jaman dahulu kala.. dan sampai sekarang masih ada... berarti Allah meridloi itu semua...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;Jihad di jalan Allah, apa makna kalimat ini?  yang mana jalan Allah itu? bukankah semua yang ada di muka bumi ini ada dalam kekuasaan-Nya semua dalam kendali-Nya, apakah semua yang ada dimuka bumi ini baik itu jelek atau baik atau yang lain-lain itu bukan Jalan Allah ?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;Kalau bukan Jalan Allah lalu JALANNYA SIAPA? adakah PENGUASA SELAIN ALLAH yang punya jalan sendiri ?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;kalau ada Jihad di jalan Allah berarti ada Jihad di jalan selain Allah ? kalau percaya yang Maha Kuasa itu hanya Allah kenapa masih ada pernyataan JIHAD DI JALAN ALLAH..?&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/12278659-2531486360945166012?l=jejakcerita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jejakcerita.blogspot.com/feeds/2531486360945166012/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=12278659&amp;postID=2531486360945166012&amp;isPopup=true' title='6 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12278659/posts/default/2531486360945166012'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12278659/posts/default/2531486360945166012'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jejakcerita.blogspot.com/2008/06/allah-masih-perlu-dibela-ya-jihad-di.html' title='Allah  Masih perlu dibela ya? Jihad di Jalan Allah apa maksudnya?'/><author><name>Boday</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13229829558249161652</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>6</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-12278659.post-987018267878421965</id><published>2008-04-07T18:52:00.004+07:00</published><updated>2008-04-07T19:03:06.856+07:00</updated><title type='text'>Cinta adalah Keseimbangan...</title><content type='html'>&lt;object height="347" width="415"&gt;&lt;param name="wmode" value="opaque"&gt;&lt;param name="movie" value="http://uncutvideo.aol.com/v7.205/en-US/uc_videoplayer.swf"&gt;&lt;param name="FlashVars" value="aID=13d41a50b1d8af1682c87565857097115&amp;amp;site=http://uncutvideo.aol.com/"&gt;&lt;embed src="http://uncutvideo.aol.com/v7.205/en-US/uc_videoplayer.swf" wmode="opaque" flashvars="aID=13d41a50b1d8af1682c87565857097115&amp;amp;site=http://uncutvideo.aol.com/" type="application/x-shockwave-flash" height="347" width="415"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cinta, kasih sayang dan ikhlas adalah sebuah keseimbangan...&lt;br /&gt;alam semesta yang begitu indah selalu memperlihatkan cinta,kasih sayang dan ikhlasnya.. namun sering kali mata kita tertutup karena sebuah emosi sesaat dan nafsu keserakahan..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/12278659-987018267878421965?l=jejakcerita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jejakcerita.blogspot.com/feeds/987018267878421965/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=12278659&amp;postID=987018267878421965&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12278659/posts/default/987018267878421965'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12278659/posts/default/987018267878421965'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jejakcerita.blogspot.com/2008/04/love-is-balance.html' title='Cinta adalah Keseimbangan...'/><author><name>Boday</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13229829558249161652</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-12278659.post-4508499288852108182</id><published>2008-02-12T17:25:00.001+07:00</published><updated>2008-02-14T13:03:54.924+07:00</updated><title type='text'>Tunas Itu Mulai Tumbuh</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Tunas-tunas muda itu mulai tumbuh, dengan masih ada semangat merah putih yang tersisa meskipun  masih terasa aneh di zaman seperti sekarang ini, mereka sedang melukis mimpinya di ujung langit, sadar perlunya bercermin dan perbaikan diri, menatap kedepan lebih optimis, jadikan masa lalu  tidak hanya sejarah tapi ad&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;alah bagian dari lukisan diri yang tak mungkin dihapusnya kembali yang hanya mungkin diperbaiki atau dibiarkan apa adanya sampai hilang ditelan zaman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Zaman telah berubah, cara memandang dan berpikir mungkin perlu berubah mengikuti zaman&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tunas yang sedang tumbuh akan terus mencari jalan dimana arah matahari bersinar, tak ada yang bisa menghentikannya, tidak kau dan tidak juga aku kecuali dirinya sendiri&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga semesta merangkul tunas-tunas muda itu bercengkrama dengan mereka untuk mewujudkan mimpi-mimpinya...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/12278659-4508499288852108182?l=jejakcerita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jejakcerita.blogspot.com/feeds/4508499288852108182/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=12278659&amp;postID=4508499288852108182&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12278659/posts/default/4508499288852108182'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12278659/posts/default/4508499288852108182'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jejakcerita.blogspot.com/2008/02/tunas-itu-mulai-tumbuh.html' title='Tunas Itu Mulai Tumbuh'/><author><name>Boday</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13229829558249161652</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-12278659.post-4581321915458123692</id><published>2007-11-21T16:59:00.000+07:00</published><updated>2007-11-21T19:34:57.917+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='balance'/><title type='text'>Sinergi = balance X harmony</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;b style="font-family: arial; font-style: italic;"&gt;"Synergy&lt;/b&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family:arial;" &gt; (from the &lt;/span&gt;&lt;a style="font-family: arial; font-style: italic;" href="http://en.wikipedia.org/wiki/Greek_language" title="Greek language"&gt;Greek&lt;/a&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family:arial;" &gt; &lt;/span&gt;&lt;i style="font-family: arial; font-style: italic;"&gt;synergos&lt;/i&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family:arial;" &gt;, &lt;/span&gt;&lt;i style="font-family: arial; font-style: italic;"&gt;συνεργός&lt;/i&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family:arial;" &gt; meaning working together, &lt;/span&gt;&lt;i style="font-family: arial; font-style: italic;"&gt;circa &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/1660" title="1660"&gt;1660&lt;/a&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;) refers to the phenomenon in which two or more discrete influences or agents acting together create an effect greater than that predicted by knowing only the separate effects of the individual agents&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family:courier new;"&gt;(diquote dari http://en.wikipedia.org/wiki/Synergy)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;br /&gt;Sinergi, ya sebuah kata yang sering digaung-gaungkan, bahwa dengan bersynergi 1+1 bisa sama dengan 100 tanpa synergi maka 1+1=2. Variable apa saja yang bisa membuat "sistem synergi" bisa berjalan ?, kenapa  saya sebut system karena di dalam sinergi itu sendiri ada beberapa hal yang saling terkait dan diperlukan sebuah mekanisme yang bisa membuat itu bisa bergerak.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Kalau bersinergi berarti ada sebuah mekanisme hubungan antar subyek yang lebih jumlahnya lebih dari 2 subyek yang saling mempengaruhi, sinergi tidak harus selalu hubungan manusia dengan manusia karena manusia dengan alam juga bisa bersinergi. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Sinergi adalah suatu bentuk/citra dari sebuah proses atau interaksi yang menghasilkan sesuatu&lt;br /&gt;yang balance harmony sehingga bisa menghasilkan sesuatu yang optimum. Menurut saya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sinergi=balance X harmony = Individual balance X harmony interaction = balance harmony&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Sinergi bisa "tercipta" apabila didalamnya terdiri dari individu-individu atau community-community yang dalam kondisi balance&lt;/span&gt;.  Balance yang berarti seimbang, dalam kondisi balance maka secara psikologis akan timbul kondisi "nyaman" &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;*bukan keenakan/comfort zone*&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;, yaitu sebuah kondisi yang tidak ada pertentangan internal, baik itu pertentangan internal individu (pertentangan dalam diri) maupun pertentangan antar individu dalam community.  Ketika tidak ada pertentangan maka energi psikis akan lebih powerfull. Kalau digali lebih dalam  agar tidak terjadi pertentangan dalam diri maka diperlukan "deal" dengan diri  sendiri , sebuah deal yang tidak karena terpaksa atau dipaksakan tapi sebuah deal yang didasari oleh kesadaran penuh dan diterima dengan penuh sepenuh hati*ikhlas*&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kondisi psikologis yang nyaman akan menghasilkan suatu proses berpikir yang creative, imajinasi atau tindakan yang optimum karena tidak dihambat oleh variable "&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;pertentangan/&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;bertentangan" dalam diri. Contoh situasi konkritnya adalah kita tidak bisa bekerja dengan tenang di kantor ketika kita tahu anak dan istri kita sedang  sakit dirumah, akan timbul sebuah pertentangan, ingin bekerja tapi tidak tega meninggalkan anak istri, tapi kalau tidak bekerja ada deadline yang harus diberesin. Situasi ini akan beda ketika anak istri kita sehat  walafiat dirumah mengantar kita sampai depan pintu ketika berangkat kerja dan mendengar sejumput doa penuh ikhlas yang terucap dari mereka doa untuk kesusksesan kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kondisi balance harus didasari kondisi psikologis tanpa pertentangan.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;The term &lt;/span&gt;&lt;i style="font-style: italic;"&gt;harmony&lt;/i&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt; originates in the Greek &lt;/span&gt;&lt;a style="font-style: italic;" href="http://en.wikipedia.org/wiki/Harmonia_%28mythology%29" title="Harmonia (mythology)"&gt;harmonía&lt;/a&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;, meaning "joint, agreement, concord".&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt; In Ancient Greek music, the term was used to define the combination of contrasted elements: a higher and lower note&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family:courier new;"&gt;(http://en.wikipedia.org/wiki/Harmony)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;  Harmony adalah interaksi penyesuaian yang menyambungkan kondisi yang  secara individu terlihat kontras (uniq, tidak seragam).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Kondisi Balance Harmony adalah kondisi  System yang bisa menonjolkan elemen-elemen yang berinteraksi adalah elemen-elemen yang muncul apa adanya yaitu sebagai elemen yang uniq, elemen yang menempati titik koordinat masing-masing yang menjalankan fungsinya secara proporsional. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Menemukan atau menentukan element pada  titik koordinat yang tepat tentu sebuah tantangan tersendiri. Sampai sejauh yang saya yakini sampai saat ini bahwa setiap element baik itu benda mati atau mahluk hidup mempunyai keuniqan sendiri, ya "sesuatu yang beda" yang tidak dimiliki oleh yang lain, ke uniqan itulah kelebihan, ke uniqan bisa tercitra sebagai jati diri. Ketika "sesuatu yang beda" itu terlihat dan bekerja pada koordinatnya maka tiada yang bisa menandingi karena tidak ada elemen lain yang "menyamainya", impactnya adalah hasil menjadi optimum..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Ban hanya akan menjadi ban ketika berdiri secara individu, rantai hanya akan menjadi untaian besi yang bersambung menjadi kalung besi, carburator hanya akan terdiam seribu basa tanpa busi dan bensin, baut mur hanya akan menggelinding kesana kemari jadi mainan anak-anak ketika dia kesepian tanpa teman.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Namun sungguh luar biasa ketika masing-masing elemen tersebut bersatu dalam sebuah sistem, duduk pada koordinatnya masing-masing menjalankan fungsinya masing-masing maka akan menjadi sebuah benda/sistem baru yang bernama "sepeda motor". Ketika tiap-tiap element tersebut bernaung bersama dalam sebuah sistem yang namanya sepeda motor maka Baut mur tidak bisa menggantikan Ban, carburator juga tidak bisa cemburu pada bensin, busi tidak bisa iri kepada rantai... ya semuanya berjalan pada koordinatnya masing-masing dan bekerja secara proporsional... hasilnya sebuah sinergi...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rantai yang kalau berdiri sendiri tidak bisa memindahkan orang dari satu tempat ke tempat lain, namun ketika berinteraksi dan menyatu dalam sebuah sepeda motor maka rantai tidak bisa diremehkan fungsinya agar motor bisa memindahkan orang dari satu tempat ke tempat lainnya...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ban kalau menggelinding sendiri mungkin hanya bisa lari dengan kecepatan 5 Km/Jam namun ketika berinteraksi dengan rantai, carburator, bensin, busi, setir,velg secara proporsional bisa lari dengan kecepatan 100 Km/Jam..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;Jadi sinergi memang bisa membuat  1 + 1  = 100&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;&lt;br /&gt;Kenapa harus proporsional ? karena sesuatu yang tidak sesuai dengan proporsinya biasanya menimbulkan dampak yang kurang baik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Sinergi&lt;/span&gt; = &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Balance X Harmony &lt;/span&gt;= &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Tanpa Pertentangan X Berfungsi pada koordinatnya(uniq) X Proporsional&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/12278659-4581321915458123692?l=jejakcerita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jejakcerita.blogspot.com/feeds/4581321915458123692/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=12278659&amp;postID=4581321915458123692&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12278659/posts/default/4581321915458123692'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12278659/posts/default/4581321915458123692'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jejakcerita.blogspot.com/2007/11/sinergi-balance-x-harmony.html' title='Sinergi = balance X harmony'/><author><name>Boday</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13229829558249161652</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-12278659.post-4610188541765283651</id><published>2007-11-21T16:14:00.000+07:00</published><updated>2007-11-21T16:56:07.135+07:00</updated><title type='text'>Sejumput Doa</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Tetapkan spirit-Mu itu tanpa batas kepadaku..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Pelukkan rasa ikhlas-MU itu kepadaku tanpa syarat..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;aku tak mampu untuk membuat ikhlas ataupun menguatkan spirit atas diriku karena semua itu adalah milik-Mu..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Segala daya upaya adalah milikmu..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Ku hanya belajar menjalani dan berusaha selanjutanya adalah milik-Mu..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Rengkuhan ikhlas-MU yang khan membawaku menuju tanpa batas..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Tegur sapa sayangMu khan membuatku semakin memahami akan cintaMU..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Keajaiban-keajaiban kecil yang tunjukkan padaku membuatku semakin menyayangiMu..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Tenangkanlah jiwaku dalam rengkuhan Ikhlas dan sayangMu tanpa jeda dan batas fatamorgana&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/12278659-4610188541765283651?l=jejakcerita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jejakcerita.blogspot.com/feeds/4610188541765283651/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=12278659&amp;postID=4610188541765283651&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12278659/posts/default/4610188541765283651'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12278659/posts/default/4610188541765283651'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jejakcerita.blogspot.com/2007/11/sejumput-doa.html' title='Sejumput Doa'/><author><name>Boday</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13229829558249161652</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-12278659.post-7822607829684472796</id><published>2007-11-08T17:36:00.000+07:00</published><updated>2007-11-08T17:50:20.914+07:00</updated><title type='text'>Generasi itu</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;Kulihat generasi itu bersimbah keringat di pinggiran jalan, dengan mata yang selalu berharap, tangan yang tak lepas dari alat "kencrengan" bernyanyi tak peduli fals atau tidak, tak peduli yang mendengarkan suka atau tidak.. karena harapan mereka yang begitu besar tidak mempedulikan itu semua. Hanya harapan yang menguatkan mereka untuk tetap menjalini hidup...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;Aku tidak tahu apakah mereka masih sanggup untuk membuat mimpi-mimpi..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;Gambaran mimpi yang murah meriah diobral dilayar telivisi, mimpi-mimpi dari gaungan hedonisme, gaulisme yang tak peduli akhirnya ditelan mentah-mentah oleh generasi itu tanpa melihat pijakan kakinya...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;Generasi itu telah dibuai mimpi-mimpi instan yang meracuni mereka setiap hari, tayangan mimpi yang tidak dibarengi penunjukan jalannya.. akhirnya membuat tunas-tunas muda itu hanya menerima..menerima..menerima.. dan tak sempat berpikir. Ya, generasi itu telah menjadi robot-robot yang diisi dengan mimpi-mimpi instan...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/12278659-7822607829684472796?l=jejakcerita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jejakcerita.blogspot.com/feeds/7822607829684472796/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=12278659&amp;postID=7822607829684472796&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12278659/posts/default/7822607829684472796'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12278659/posts/default/7822607829684472796'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jejakcerita.blogspot.com/2007/11/generasi-itu.html' title='Generasi itu'/><author><name>Boday</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13229829558249161652</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-12278659.post-611726867671899862</id><published>2007-11-06T16:48:00.000+07:00</published><updated>2007-11-06T17:03:14.030+07:00</updated><title type='text'>Menjaga Orientasi</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;Menjaga memang tidak lebih ringan dari pada membentuk ataupun membangun. Sebuah Orientasi kesadaran (VISI) yang berprosesi (berevolusi) menjadi sebuah keyakinan memerlukan proses pengujian berupa noise. Noise bisa menjadi faktor penguat keyakinan apabila kita tetap bisa berpegang kuat pada orientasi kesadaran yang telah kita dapat, namu noise juga bisa destructive terhadap keyakinan kita apa kita tidak bisa kukuh kuat memegang orientasi. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;Noise sering kali muncul dari faktor eksternal dari diri kita, namun apabila kita telaah dan renungkan lebih jauh triger noise dari luar sering kali tidak begitu kuat namun impactnya kadang terasa begitu menggoyahkan kita. Menurut saya disinilah sebenarnya titik yang bisa kita jadikan parameter seberapa kuat sebenarnya kita menjaga orientasi dan kekuatan keyakinan kita. Apabila noise tersebut menggoyahkan orientasi kita mungkin perlu direview ulang level keyakinan kita.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;Keyakinan tidak dapat terpisahkan dari pengalaman dan *menurut saya* kepasrahan akan kekuasaan absolut Tuhan...&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/12278659-611726867671899862?l=jejakcerita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jejakcerita.blogspot.com/feeds/611726867671899862/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=12278659&amp;postID=611726867671899862&amp;isPopup=true' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12278659/posts/default/611726867671899862'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12278659/posts/default/611726867671899862'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jejakcerita.blogspot.com/2007/11/menjaga-orientasi.html' title='Menjaga Orientasi'/><author><name>Boday</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13229829558249161652</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-12278659.post-9101113212438473895</id><published>2007-03-16T12:29:00.000+07:00</published><updated>2007-03-16T12:57:51.612+07:00</updated><title type='text'>Sistem dan Kebebasan Berpikir</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Kita diberi hidup hanya sekali, waktu yang selalu menemani kita tidak bisa berjalan mundur, alam semesta begitu luas langit bumi beserta isi didalamnya, namun mari kita pertanyakan pada diri kita sendiri.. dari sekian luas arena semesta yang diberikan ke kita dengan waktu yang begitu terbatas yang kesempatannya diberikan ke kita, seberapa banyak yang telah kita nikmati ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dunia ini begitu luas, begitu banyak yang "seharusnya" bisa kita perbuat,namun mari kita pertanyakan kembali, sudah berapa banyak yang telah kita perbuat?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sering kita tidak bisa berbuat banyak dari yang "seharusnya" hanya karena kita terbatasi oleh sistem, hanya karena kita merasa tidak berani keluar dari sistem sehingga kita lebih merasa nyaman mengikuti sistem yang telah ada karena sistem yang telah ada itu di amini oleh lingkungan kita sebagai kesepakatan bersama meskipun kita merasa sistem itu telah membelenggu kita. Pertanyaannya, apakah sistem yang kita jalani ini benar-benar kita sadari sudah match dengan yang ada dalam diri kita? atau kita memang "terpaksa" berkompromi dengan diri untuk tetap mengikuti jalan dan sistem yang ada karena kita tidak berdaya untuk membuat sistem sendiri?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Merasa tidak berdaya menurutku itu masih bisa ditolerir tapi yang kritis apabila kita tidak mau merubah  atau membuat sistem yang sesuai dengan kita karena kita "tidak mau"!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika kita terlarut dalam sistem yang telah terbentuk cenderung kita akan mengikuti dan akan terjadi pergulatan dalam batin kita apakah kita cocok dengan sistem yang ada apa tidak. Ketika kita bisa berkompromi itu tidak akan menjadi soal, walaupun level kompromi kadang ada batasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal yang menurutku penting adalah tidak soal apakah kita mengikuti sistem yang ada, berkompromi ataupun terpaksa mengikuti sistem yang ada selama "PIKIRAN KITA MASIH BISA BERPIKIR MERDEKA".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan sampai sistem yang ada dilingkungan kita mengkebiri pikiran kita, karena pikiran, proses berpikir,output ataupun outcome dari pikiran kita adalah hal esensi yang kita punyai sebagai manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/12278659-9101113212438473895?l=jejakcerita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jejakcerita.blogspot.com/feeds/9101113212438473895/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=12278659&amp;postID=9101113212438473895&amp;isPopup=true' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12278659/posts/default/9101113212438473895'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12278659/posts/default/9101113212438473895'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jejakcerita.blogspot.com/2007/03/sistem-dan-kebebasan-berpikir.html' title='Sistem dan Kebebasan Berpikir'/><author><name>Boday</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13229829558249161652</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-12278659.post-2860883991030249835</id><published>2007-02-19T17:56:00.000+07:00</published><updated>2007-02-19T18:11:11.039+07:00</updated><title type='text'>Keraguan dan Nyali</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;Ketika lingkungan kita sudah memberikan "sign yes" dengan apa yang akan kita tempuh ternyata itu tidak cukup, karena sering kali keraguan itu menjadi acesoris soulmate dari yang namanya sebuah keputusan, keraguan akan terus mendampingi dan satu hal yang bisa memeluk keraguan itu untuk diyakinkan yaitu sebuah keyakinan dan nyali.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/12278659-2860883991030249835?l=jejakcerita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jejakcerita.blogspot.com/feeds/2860883991030249835/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=12278659&amp;postID=2860883991030249835&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12278659/posts/default/2860883991030249835'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12278659/posts/default/2860883991030249835'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jejakcerita.blogspot.com/2007/02/keraguan-dan-nyali.html' title='Keraguan dan Nyali'/><author><name>Boday</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13229829558249161652</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-12278659.post-2059056370948730372</id><published>2006-12-05T18:52:00.000+07:00</published><updated>2006-12-05T19:06:46.025+07:00</updated><title type='text'>Berhargakah sehirup nafas kita?</title><content type='html'>&lt;span style="font-family: verdana;font-size:85%;" &gt;Sekali-kali mari kita coba untuk "mencelupkan" kepala dan tubuh kita kita kedalam air biarkanlah sejenak bagaimana reaksi tubuh kita ketika tidak bisa bisa menghirup udara yang gratis, biarkanlah sejenak pikiran kita bereaksi ketika kita tidak bisa menghirup udara, apa yang akan kita rasakan ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tubuh akan bereaksi, pikiran akan bereaksi ada rasa panik, ada rasa penat, ada rasa takut, ada rasa "butuh nafas", ya... tubuh dan pikiran kita berontak untuk minta menghirup nafas barang sehela.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nafas yang selama ini setiap waktu kita lakukan yang sering tanpa kita sadari, suatu "fasilitas" yang kita nikmati setiap waktu namun sering tanpa kita sadari begitu perlunya dan butuhnya kita akan nafas..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sering kita mengeluh dengan beban-beban kita yang terus menerpa dalam kehidupan kita sehari-hari... pertanyaannya lebih berat manakah beban yang kita hadapi saat ini dibanding "rasa berat (baca:beban)" ketika kita tenggelam dalam air dan butuh menghirup udara dan bernafas...??&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, kita masih dikasih  udara "gratis" untuk kita hirup setiap saat, suatu kebutuhan "solusi beban" yang  diberikan cuma-cuma dan kita nikmati setiap saat namun tanpa kita menyadarinya..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak bersyukurkah kita dengan sehela nafas yang mengalir dalam tubuh kita dengan "gratis" setiap saat ?&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/12278659-2059056370948730372?l=jejakcerita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jejakcerita.blogspot.com/feeds/2059056370948730372/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=12278659&amp;postID=2059056370948730372&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12278659/posts/default/2059056370948730372'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12278659/posts/default/2059056370948730372'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jejakcerita.blogspot.com/2006/12/berhargakah-sehirup-nafas-kita.html' title='Berhargakah sehirup nafas kita?'/><author><name>Boday</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13229829558249161652</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-12278659.post-116295619232454731</id><published>2006-11-08T09:57:00.000+07:00</published><updated>2006-11-08T10:23:12.340+07:00</updated><title type='text'>Tidak adakah alternatif respon lain selain mencela dan mengeluh ?</title><content type='html'>&lt;span style="font-family: verdana;font-size:85%;" &gt;Bagaimana respon kita terhadap situasi atau kondisi itu terserah kita mau memilih merespon seperti apa,&lt;br /&gt;bisa merespon mencela, bisa merespon menggerutu, bisa merespon mengeluh atau mensikapi dengan positif thinking dan bersikap positif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau memang kondisi bangsa ini sekarang sudah dalam keadaan terpuruk, kalau kita menganggap para pemimpin kita sudah disorientasi, kalau opini publik bilang bahwa para pemimpin kita adalah oportunis, dan para pemimpin negara ini dianggap sontoloyo, SO WHAT...???&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah kondisi tersebut bisa menjadi lebih baik dengan kita menyikapinya dengan ", mencela, mencaci, menggerutu", menurutku bila kita mensikapinya negatif, mencela,mencaci,menggerutu maka akan semakin memperburuk keadaan, bahkan tanpa kita sadar kita menumbuh suburkan situasi yang katanya "sontoloyo" itu, respon cacian kita semakin memperburuk keadaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bangsa ini memang sedang terpuruk dan akan lebih terpuruk lagi kalau semua orang di negeri ini menjadi pesimis dengan bangsanya dan hanya bisa mencela dan menggerutu sampai tidak tahu apa yang bisa dilakukan, maka bangsa ini akan pelan-pelan tenggelam dengan sendirinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bangsa ini akan semakin kurus kering dan menderita bila kita mencelanya, yang dibutuhkan bangsa ini adalah sikap optimisme, sikap semangat membentuk peradaban baru, sikap positif mindset dan implementatifnya, sikap mau menjalankan comitmentnya, sikap mau memperbaiki system, sikap mau sharing, sikap integritas. Pertanyaannya dari mana kita mulai? pola alam mengajarkan mulailah dari yang kecil, dari diri sendiri dan lingkungan terdekat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;salam&lt;br /&gt;budi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/12278659-116295619232454731?l=jejakcerita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jejakcerita.blogspot.com/feeds/116295619232454731/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=12278659&amp;postID=116295619232454731&amp;isPopup=true' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12278659/posts/default/116295619232454731'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12278659/posts/default/116295619232454731'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jejakcerita.blogspot.com/2006/11/tidak-adakah-alternatif-respon-lain.html' title='Tidak adakah alternatif respon lain selain mencela dan mengeluh ?'/><author><name>Boday</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13229829558249161652</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-12278659.post-115986465438436849</id><published>2006-10-03T15:25:00.000+07:00</published><updated>2006-10-03T15:37:34.396+07:00</updated><title type='text'>Bismillahirohmanirrohim, simple ?</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;Bismillahirrohmanirrohim, Dengan Nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;Setiap dalam kita mau mengawali aktivitas kita disarankan untuk membaca,menyebut "Dengan Nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang", suatu kalimat yang terlihat simple tapi kalau kita amati lebih dalam kalimat itu bukan kalimat yang terlihat simple tapi kalimat yang sangat luar biasa, karena kita diperbolehkan bahkan disarankan dalam melakukan sesuatu kita menggunakan/atas nama Allah penguasa Alam.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;Bagaimana kalau kita diberi suatu memo oleh seorang presiden yang didalamnya berisi bahwa kita boleh melakukan apa saja atas nama Presiden. Betapa besar "power" yang akan kita dapat dari surat memo presiden tersebut.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;Bagaimana kalau kita diberi "memo" dengan menggunakan atas Nama Allah sang penguasa alam semesta, berapa besar "power" yang akan kita dapat?&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/12278659-115986465438436849?l=jejakcerita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jejakcerita.blogspot.com/feeds/115986465438436849/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=12278659&amp;postID=115986465438436849&amp;isPopup=true' title='4 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12278659/posts/default/115986465438436849'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12278659/posts/default/115986465438436849'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jejakcerita.blogspot.com/2006/10/bismillahirohmanirrohim-simple.html' title='Bismillahirohmanirrohim, simple ?'/><author><name>Boday</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13229829558249161652</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-12278659.post-115277365580104771</id><published>2006-07-13T13:32:00.000+07:00</published><updated>2006-07-13T13:54:15.820+07:00</updated><title type='text'>Dimanakah batas alam semesta ?</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;Dimanakah batas alam semesta ? Mampukah kita menjelajahinya ?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;Alam pikiran kita sering kali menjelajah alam semesta untuk "mengkristalkan" alam ide menjadi realitas yang bisa dinikmati fisik. Adanya HP, Komputer, Jembatan, Bangunan, Pesawat dan yang lain-lainnya adalah hasil kreasi dari otak manusia yang "berani berpikir" dan menjelajah tantangan masa depan dan impian berkreasi menjawab tantangan dan menguak "misteri" yang kadang dianggap tabu oleh sebagian orang yang bahkan orang biasa pun tak "berani berpikir" untuk memikirkannya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;Nabi Muhammad, ngapain repot-repot merubah masyarakat jahiliyah menjadi masyarakat beradap?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;New Isaac Newton, ngapain repot-repot mikirin "kenapa buah apel selalu jatuh ke bawah?"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;Albert Einstein, ngapain repot-repot mikirin alam relativitas ?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;Steven Hawkins, ngapain repot-repot mikirin tentang hubungan masa waktu dan blackhole ?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;Idealiskah ? mencari popularitaskah ? hanya untuk mencari makankah ?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;Apapun alasannya menurut saya tidak ada yang salah, namun satu hal yang bisa dipetik dari tokoh-tokoh tersebut, mereka membuktikan bahwa "manusia diberi kemampuan" untuk menguak misteri alam semesta, manusia diberi kebebasan untuk menjelajah alam pikirannya bahkan "meminiaturkan" sebagian rahasia alam semesta menjadi sebaris rumus.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;Tapi sadar diberi kemampuan itupun tidak cukup, perlu adanya keberanian untuk membuktikan "kemampuan" tersebut.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;Dimanakah batas alam semesta ? &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;Jawabannya menurut saya adalah Sejauh mana kita mau dan berani menjelajah alam pikiran kita.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;salam&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;budi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/12278659-115277365580104771?l=jejakcerita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jejakcerita.blogspot.com/feeds/115277365580104771/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=12278659&amp;postID=115277365580104771&amp;isPopup=true' title='5 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12278659/posts/default/115277365580104771'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12278659/posts/default/115277365580104771'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jejakcerita.blogspot.com/2006/07/dimanakah-batas-alam-semesta.html' title='Dimanakah batas alam semesta ?'/><author><name>Boday</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13229829558249161652</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>5</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-12278659.post-115104756893468362</id><published>2006-06-23T13:36:00.000+07:00</published><updated>2006-06-23T14:26:08.980+07:00</updated><title type='text'>We Know God when we know something we don't know</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;Kemarin saya ngobrol sama teman ada pernyataan yang cukup menarik..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;span style="color:#ff6600;"&gt;&lt;strong&gt;We know God when we know something we don't know&lt;/strong&gt;..&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;Sering kali kita mengingat Tuhan ketika kita memasuki area dimana area kita tidak tahu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;Dalam pemahaman saya ada beberapa klasifikasi dalam pemahaman tahu dan tidak tahu:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;1. Kita Tidak Tahu apa yang kita tahu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;2. Kita tidak tahu apa yang kita tidak tahu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;3. Kita tahu apa yang kita tahu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;4. Kita tahu apa yang kita tidak tahu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;5. Kita tidak tahu apa-apa (we don't know anything) &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;sejauh sampai saat ini klasifikasi ke 5 ini menurut saya the top of the level, ketika merasakan bersentuhan dengan area kebesaran dan kekuasahaan tuhan maka akan timbul rasa kita tidak tahu apa-apa&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ff6600;"&gt;We don't know anything&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; adalah pemahaman puncak tentang tahu dan tidak tahu..&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;Dua kalimat ini kalau disambungkan membuat ada benang merah yang menarik..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;color:#ff6600;"&gt;&lt;strong&gt;We know God when we know something we don't know..&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;color:#ff6600;"&gt;We don't know anything&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;Benang merahnya adalah &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;color:#ff6600;"&gt;&lt;strong&gt;Feel We don't know anything so we will know God anytime..&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;color:#ff6600;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;color:#000000;"&gt;Chalangenya adalah bagaimana kita menjaga rasa tidak tahu apa-apa itu ?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;salam&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;budi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/12278659-115104756893468362?l=jejakcerita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jejakcerita.blogspot.com/feeds/115104756893468362/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=12278659&amp;postID=115104756893468362&amp;isPopup=true' title='4 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12278659/posts/default/115104756893468362'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12278659/posts/default/115104756893468362'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jejakcerita.blogspot.com/2006/06/we-know-god-when-we-know-something-we.html' title='We Know God when we know something we don&apos;t know'/><author><name>Boday</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13229829558249161652</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-12278659.post-115087536313865897</id><published>2006-06-21T14:11:00.000+07:00</published><updated>2006-06-21T14:36:03.183+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;Hewan perlu berkembang biak... manusia juga&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;Hewan perlu makan..... manusia juga&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;Induk (orang tua) hewan mencarikan makan untuk anaknya.... manusia juga&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;Induk (orang tua) mengajari anaknya berburu (mencari makan)... manusia juga&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;lalu dimanakah beda manusia (kita) dengan hewan ?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/12278659-115087536313865897?l=jejakcerita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jejakcerita.blogspot.com/feeds/115087536313865897/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=12278659&amp;postID=115087536313865897&amp;isPopup=true' title='6 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12278659/posts/default/115087536313865897'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12278659/posts/default/115087536313865897'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jejakcerita.blogspot.com/2006/06/hewan-perlu-berkembang-biak.html' title=''/><author><name>Boday</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13229829558249161652</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>6</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-12278659.post-114172575538316466</id><published>2006-03-07T16:09:00.000+07:00</published><updated>2006-06-21T14:07:22.506+07:00</updated><title type='text'>Krisis mental keberanian</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Banyak sekali buku-buku tentang keberanian yang beredar di toko-toko buku, di lapak-lapak jalan, di bis-bis kota dan banyak lagi tempat lain yang. Berani berpikir besar.. Berani kalah untuk menang.. dan tema-tema berani lainnya tapi saya belum pernah mendapatkan referensi tentang "BELAJAR BERANI".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah berani itu bisa dipelajari, bagaimana berani itu bisa dipelajari?&lt;br /&gt;Apakah berani itu memerlukan syarat,kalau memang memerlukan syarat apa syaratnya?&lt;br /&gt;Kalau tidak perlu syarat kenapa tidak perlu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut saya berani adalah suatu karakter yang uniq...karena berani memerlukan lintas dimensi psikologis..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya coba bertanya ke beberapa orang yang dalam kacamata umum dilihat sebagai orang sukses, "apa syaratnya kalau mau sukses?" jawabnya "nekad".... hemm.. kata yang simple sering kita dengar tapi tidak mudah mengabstarksikannya, akan dimengerti kalau kita mengalaminya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Nekad menurut saya ada 2 macam, pertama karena tidak tahu harus berbuat apa *blank*  akhirnya melakukan perbuatan keberanian yang tanpa perhitunga (nekad sembrono), yang kedua nekad tapi punya dasar apa yang harus dilakukan dan mengapa melakukan itu (ada faktor perhitungan) keyakinan masuk dalam parameter yang diperhitungkan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;Ke-nekadan yang mempunyai dasar keyakinan berarti ke-nekadan yang masih punya arah dan rambu-rambu, tapi ke-nekadan yang tidak berdasar ibarat masuk area gelap tanpa rambu dan acuan arah. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;parameter nekad ini digunakan biasanya karena memasuki area yang unpredictable yang serba tidak jelas, nah di area yang unpredictable ini kita butuh rambu-rambu acuan sebagai guidance salah satunya KEYAKINAN.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;Tentu kalau kita ditanya pilih mana nekad yang punya dasar keyakinan atau nekad tanpa dasar kita akan memilih nekad yang punya dasar keyakinan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;Jadi sebelum masuk ke area ke nekadan, kita harus mempersiapkan area keyakinan kita, pertanyaannya sudah yakinkah keyakinan kita..... ?&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt; &lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/12278659-114172575538316466?l=jejakcerita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jejakcerita.blogspot.com/feeds/114172575538316466/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=12278659&amp;postID=114172575538316466&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12278659/posts/default/114172575538316466'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12278659/posts/default/114172575538316466'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jejakcerita.blogspot.com/2006/03/krisis-mental-keberanian.html' title='Krisis mental keberanian'/><author><name>Boday</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13229829558249161652</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-12278659.post-114111692538279789</id><published>2006-02-28T15:53:00.000+07:00</published><updated>2006-02-28T16:13:00.416+07:00</updated><title type='text'>Kesombongan, iri dengki tumbuh dengan cerdas dalam lubuk kita</title><content type='html'>&lt;span style="font-family: verdana;font-size:85%;" &gt;    Kesombongan, iri dan dengki adalah teman akrab yang bisa tumbuh berkembang dengan cerdas dalam lubuk hati kita. Cerdas untuk membuat sebuah pembenaran bahwa iri dan dengki itu benar, kesombongan yang muncul karena butuh perhatian akan eksistensi diri. Sering kali sombong ini begitu halus dalam benak kita merubah wujuda dalam bentuk pengakuan eksistensi. Iri dan dengki bisa berkembang sangat cepat apabila kita kasih ruang sedikit saja, iri dan dengki bisa menguasai akal sehat kita, dia bisa membunuh kita pelan-pelan tenggelam dalam ketidak eksisan. Iri dan dengki biasanya muncul karena merasa ada ancaman akan eksistensi diri, takut terkalahkan, takut tersaingi, takut disamai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Kesombongan,iri dan dengki berbahan bakar kesakit hatian dan berbuahkan kebencian yang ujungnya hanya ingin memuaskan nafsu "rasa ingin eksis" yang fana. Kesombongan, iri dan dengki tidak pernah ada ujung puasnya karena dia terlalu kreatif untuk selalu membuat ujung menjadi pangkal yang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Kenapa kita ketakutan akan eksistensi harus terekspresikan dalam bentuk iri dan dengki ? bukankah kita sudah lahir didunia ini sudah menunjukkan eksistensi kita ? Kalau memang kita ingin eksis pada porsi eksistensi di koordinat lain mari kita belajar pada orang yang sudah pada koordinat eksistensi yang kita inginkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Mengapa kita takut "dianggap" miskin atau "dianggap" bodoh, mengapa kita harus merasa hina kalau dianggap miskin atau dianggap bodoh. Kalaupun kita memang miskin atau bodoh mari kita terima itu dengan iklas dan kalau memang kita tidak ingin miskin atau bodoh mari kita belajar pada orang yang kaya atau orang yang pintar. Kalau kita merasa kurang bijak mari kita belajar pada orang yang bijak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Menerima secara terbuka untuk jujur pada diri sendiri memang tidak mudah tapi bukan hal yang mustahil, kejujuran pada diri sendiri akan membuat kita akrab dengan diri kita sendiri kita akan lebih mesra dengan diri kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Jujur pada diri sendiri akan membuat rasa sombong, iri dan dengki menjadi terkendali....&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/12278659-114111692538279789?l=jejakcerita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jejakcerita.blogspot.com/feeds/114111692538279789/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=12278659&amp;postID=114111692538279789&amp;isPopup=true' title='6 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12278659/posts/default/114111692538279789'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12278659/posts/default/114111692538279789'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jejakcerita.blogspot.com/2006/02/kesombongan-iri-dengki-tumbuh-dengan.html' title='Kesombongan, iri dengki tumbuh dengan cerdas dalam lubuk kita'/><author><name>Boday</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13229829558249161652</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>6</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-12278659.post-113654208148487230</id><published>2006-01-06T16:30:00.000+07:00</published><updated>2006-01-06T17:08:01.546+07:00</updated><title type='text'>Hukum alam pasti berlaku, Usaha = Hasil</title><content type='html'>&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Benarkan usaha yang pernah kita lakukan itu ada yang sia-sia, tidak berguna, tanpa hasil ?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Sering kali kita ragu, gak yakin dengan hasil apa yang kita lakukan, keraguan adalah bentuk ketidak percayaan pada diri sendiri, tidak percaya akan usaha yang dilakukan oleh kita sendiri. Kalau kita tidak bisa percaya pada diri sendiri bagaimana kita bisa berusaha maksimal, kalau kita tidak bisa berusaha maksimal bagaimana kita bisa mendapatkan hasil yang maksimal. Dalam ilmu fisika ada yang namanya rumus momentum :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;m1*v1=m2*v2&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;m=massa&lt;br /&gt;v=kecepatan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;rumus itu menurut saya berlaku juga dengan usaha versus hasil:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;usaha1*usaha2&lt;/span&gt;   = &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;hasil1&lt;/span&gt; atau&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;usaha1*usahaA&lt;/span&gt;   = &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;hasil1*hasilB*hasilZ...~&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;kalau mereferensi pada rumus momentum setiap usaha &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;tentu selalu&lt;/span&gt; ada hasilnya, tapi masalahnya apakah hasil itu selalu dengan "bentuk" yang kita harapkan&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;? &lt;/span&gt;nah ini kadang sering jadi teka-teki, seringkali apa yang hasil usaha yang kita lakukan tidak sesuai dengan yang kita "angankan/harapkan".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"bentuk" yang saya maksud bisa berupa wujud, angka, waktu dsb, bisa jadi usaha yang kita lakukan sekarang hasilnya 2 tahun mendatang, bisa jadi kita sekarang berusaha menggeluti usaha dibidang properti tapi ternyata dapat rejeki malah pada saat jualan bakso.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap hasil yang kita nikmati saat ini tidak lepas dari setiap usaha kita dimasa lalu, artinya kalau kita ingin hasil yang "baik" dimasa mendatang, maka kita harus berusaha "baik" mulai saat ini.&lt;br /&gt;Benih-benih usaha kita saat ini suatu saat akan menjelma menjadi "hasil".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau kita yakin bahwa setiap usaha yang kita lakukan pasti ada hasilnya maka kita tidak akan pernah untuk berhenti ber-usaha karena kita sudah yakin bahwa setiap usaha tidak ada yang sia-sia, tak akan ragu bahwa suatu saat kita akan menikmati hasilnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiada kekuatan se-dasyat yang namanya "keyakinan", sebuah keyakinan bisa merubah sesuatu yang dianggap mustahil menjadi mungkin. Bagaimana cara menumbuhkan keyakinan? jawabannya adalah percaya pada diri sendiri, beri kepercayaan pada diri dan pelajari pola alam, hukum alam jadikan itu pegangan. Setelah kita memahami dan mengalami apa itu percaya pada diri sendiri, bagaimana itu hukum alam bagaimana itu pola alam maka insyaAllah akan tumbuh yang namanya keyakinan..&lt;br /&gt;contohnya, kita bekerja menjadi karyawan setiap tanggal 27 akhir bulan kita dapat gaji, kondisi perusahaan bagus, maka setiap bulan kita sudah tidak berpikir jauh menganalisa kita sudah yakin dengan sendirinya bahwa bulan depan diakhir bulan kita dapat gaji&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;namun ada kalanya yakin itu tanpa syarat....!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;salam&lt;br /&gt;budi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/12278659-113654208148487230?l=jejakcerita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jejakcerita.blogspot.com/feeds/113654208148487230/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=12278659&amp;postID=113654208148487230&amp;isPopup=true' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12278659/posts/default/113654208148487230'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12278659/posts/default/113654208148487230'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jejakcerita.blogspot.com/2006/01/hukum-alam-pasti-berlaku-usaha-hasil.html' title='Hukum alam pasti berlaku, Usaha = Hasil'/><author><name>Boday</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13229829558249161652</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-12278659.post-112902084732681359</id><published>2005-10-11T15:49:00.000+07:00</published><updated>2005-10-11T15:54:07.333+07:00</updated><title type='text'>Sebuah catatan tentang puasa…</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:verdana;font-size:78%;"&gt;&lt;br /&gt;Berbagai alasan seseorang untuk tidak makan, baik secara sengaja maupun tidak. Yang paling sering terjadi yaitu pada orang yang keasyikan mengerjakan pekerjaan yang menarik baginya, seperti hobi, game, dst. Ketika seorang anak menginginkan sesuatu, tapi tidak dipenuhi oleh orang tuanya, ia juga bisa mogok makan. Kemiripan perilaku ini juga bisa terjadi pada demonstran, mogok makan sampai tuntutannya terkabul. Seorang empu yang ingin membuat karyanya menjadi bertuah juga melakukan ritual puasa terlebih dulu, ini mengisyaratkan suatu karya yang dibuat dengan penuh kesungguhan. Seseorang yang sedang jatuh cinta, juga bisa kehilangan napsu makan, minum dan tidur. Dalam kasus lain, suatu sikap puasa juga terjadi pada seorang sniper, bukan hanya tidak makan dan tidak minum, tapi juga tidak menggerakkan badan, tidak batuk, dan fokus pada sasaran.&lt;br /&gt;Di sini puasa menjadi suatu pilihan sikap alamiah yang ingin menunjukkan suatu kesungguhan dalam menginginkan sesuatu. wajar jika puasa diwajibkan pada kaum sebelum kita. Ada benang merah antara puasa islami dengan sikap mental puasa yang terjadi secara alamiah yaitu adanya ”konsistensi”. Namun kelengkapan yang terjadi pada puasa di bulan suci ini kandungan persyaratannya didefinisikan secara tegas supaya sikap mental ”konsisten”nya lebih mudah dicapai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal-hal seperti berikut dapat menjadi catatan :&lt;br /&gt;Relaksasi.&lt;br /&gt;Puasa Merelaksasi organ-organ tubuh mulai dari pencernaan, pembuluh darah, sistem syaraf dan sebagainya. Sehingga terjadi peningkatan efisiensi, efektifitas, dan ketahanan tubuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Purifikasi.&lt;br /&gt;Purifikasi yang paling klasik adalah antara diri dan nafsu, misalnya ” diri kita memerangi hawa nafsu”. Konsekuensinya harus ada kemampuan mengindentifikasi mana diri dan mana nafsu. Jika tidak jelas maka mustahil bila diri kita bisa memerangi hawa nafsu. Yang lebih mendasar justru mengindentifikasi antara lain :&lt;br /&gt;-          Diri vs Identitas&lt;br /&gt;-          Diri vs Pikiran&lt;br /&gt;-          Diri vs Keinginan&lt;br /&gt;-          Diri vs Perilaku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Filtrasi&lt;br /&gt;Seandainya proses yang kedua bisa berjalan dengan baik, maka yang tersisa adalah diri kita yang memiliki kekuatan fokus pada tujuan hidup. Kita bisa eliminir input-input yang menjadi gangguan seperti terhasut, terprovokasi, buruk sangka, putus asa, dsb.&lt;br /&gt;Sikap objektif merupakan sikap yang akan terjadi dari aspek ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Konsistensi.&lt;br /&gt;Suatu tantangan dari sikap konsisten yaitu semua ibadah akan dikembalikan lagi pada kita, kecuali puasa, untuk Allah. Dalam hal ini kita diberikan momen untuk mengkalibrasi tingkat keyakinan kita. Bagi yang sudah mengikuti CL 2  (*www.cosmic-link.or.id*-red),  tentu masih ingat bahwa keyakinan terkait dengan pengakuan absolutisme Allah  (tidak bertanya dan tidak mempertanyakan). Dalam hal ini ada makna yaitu rambu-rambu kedalam diri untuk hening, fokus, objektif, untuk merasakan kekuasaan-Nya sambil terus menerus melakukan upaya kontrol diri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Transformasi.&lt;br /&gt;Bulan puasa merupakan bulan yang penuh ampunan dan anugerah. Tergantung secara personal siapa dan bagaimana menjalani puasa. Hal ini menyiratkan puasa adalah suatu proses yang personal dan individual, walaupun dilakukan secara masal.&lt;br /&gt;Transformasi akan didapat oleh orang yang menjalani puasa baik lahir maupun bathin, hal ini bisa terlihat dengan isyarat diberikannya fasilitas malam Lailatul Qodar, yang setara dengan seribu bulan, artinya kualitas pikiran kita mengakses realita yang lebih abadi. Jadi jika dilihat secara menyeluruh, jika trasformasi terjadi, maka sikap mental puasa menjadi bermakna bagi siapapun secara lebih langgeng.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam buat semua&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aas R.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:78%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:78%;"&gt;disunting dari &lt;a href="http://group.yahoo.com/groups/cosmic-link"&gt;http://group.yahoo.com/groups/cosmic-link&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/12278659-112902084732681359?l=jejakcerita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jejakcerita.blogspot.com/feeds/112902084732681359/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=12278659&amp;postID=112902084732681359&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12278659/posts/default/112902084732681359'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12278659/posts/default/112902084732681359'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jejakcerita.blogspot.com/2005/10/sebuah-catatan-tentang-puasa.html' title='Sebuah catatan tentang puasa…'/><author><name>Boday</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13229829558249161652</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-12278659.post-112778864379700952</id><published>2005-09-27T09:33:00.000+07:00</published><updated>2005-09-27T10:53:16.570+07:00</updated><title type='text'>Merah Putih Berteriak</title><content type='html'>&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;Merah Putih Berteriak, menggeliat bercucuran keringat, terseok-seok berjalan dengan tapak kaki semakin lama tergores luka disana-sini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Merah Putih kembali berteriak harus memikul beban utang begitu banyak, harus bertahan dengan jerit kelaparan yang semakin memekakan telinga, harus bertahan dengan kesedihan menutup wajah teriakan demo disegala penjuru, harus menahan tetes airmata melihat antrian rakyat untuk mendapatkan setetes BBM dan beras.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Merah Putih semakin bermuram durja banyak rakyat merasa tidak mendapatkan keadilan, merah putih semakin gemetar untuk memikul kepedihan dan kepiluan rakyat jelata sementara diseberang sana beberapa segelintir orang hanya duduk bersila tanpa merasa berdosa telah menghisap darahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Merah Putih kau harus kuat karena kau pengayom rakyatmu&lt;br /&gt;Merah Putih kau harus berani karena merahmu adalah semangat rakyatmu&lt;br /&gt;Merah Putih kau harus bangkit karena kau pemersatu bangsa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gaungkan kembali suaramu "BHINEKA TUNGGAL IKA"&lt;br /&gt;Gaungkan kembali "SUMPAH PEMUDA"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mari bahu membahu bersama benahi bangsa ini..&lt;br /&gt;Tak perlu saling tunjuk, tak perlu saling cerca, tak perlu saring curiga, tak perlus sari iri..&lt;br /&gt;Mari benahi bangsa ini dengan benahi diri sendiri&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Merah Putih Berteriak untuk bangkit....teriakan kebangkitan kita bersama...&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/12278659-112778864379700952?l=jejakcerita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jejakcerita.blogspot.com/feeds/112778864379700952/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=12278659&amp;postID=112778864379700952&amp;isPopup=true' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12278659/posts/default/112778864379700952'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12278659/posts/default/112778864379700952'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jejakcerita.blogspot.com/2005/09/merah-putih-berteriak_27.html' title='Merah Putih Berteriak'/><author><name>Boday</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13229829558249161652</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-12278659.post-112547408191620134</id><published>2005-08-31T14:04:00.000+07:00</published><updated>2005-08-31T14:41:21.926+07:00</updated><title type='text'>Kemarin 100 Hari</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://photos1.blogger.com/blogger/7492/1032/1600/Mendengar%20suara%20hening1.gif"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer;" src="http://photos1.blogger.com/blogger/7492/1032/320/Mendengar%20suara%20hening1.gif" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family: verdana;font-size:85%;" &gt;100 Hari... Adikku&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;font-size:85%;" &gt;Ya.. telah 100 hari engkau meninggalkan semua yang disini ...&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: verdana;font-size:85%;" &gt;Kecintaanmu yang begitu kuat, semangatmu yang selalu membara, tawamu yang selalu ceria, semua menjadi lukisan, engkau telah selesai melukis, lukisanmu begitu manis dan indah...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami yang ditinggalkan ini harus banyak belajar darimu, engkau banyak meninggalkan lukisan yang telah menyadarkan banyak orang akan kecintaanmu...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kegigihanmu, Kecintaanmu, Belas kasihmu, Semangat perjuanganmu..&lt;br /&gt;Tetes peluhmu masih melekat di meja kursi yang telah kau gores..&lt;br /&gt;Spirit semangat juangmu masih menyatu di dinding rumah..&lt;br /&gt;Keteduhanmu masih tumbuh di kembang-kembang yang telah kau tanam..&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: verdana;font-size:85%;" &gt;Suara merdu ngajimu masih mengiang di dinding mushola...&lt;br /&gt;Ketaatanmu adalah lukisan yang tak khan pernah terhapus..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;font-size:85%;" &gt;Karena kau memang masih ada ..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: verdana;font-size:85%;" &gt;Kau bilang begitu rindu dengan Muhammad yang begitu kau cintai&lt;br /&gt;Kau bilang begitu rindu dengan Allah yang selalu kau Agungkan&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: verdana;font-size:85%;" &gt;Allah begitu mencintaimu sehingga Dia tak sabar dengan memanggilmu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;font-size:85%;" &gt;&lt;br /&gt;Adik semua yang disini selalu mendoakanmu&lt;br /&gt;Semoga kau selalu damai dalam pelukanNya dengan Dia yang begitu kau cintai dan kau Agungkan...&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;*kupersembahkan untukmu adikku  Lely Suhartanto*&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/12278659-112547408191620134?l=jejakcerita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jejakcerita.blogspot.com/feeds/112547408191620134/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=12278659&amp;postID=112547408191620134&amp;isPopup=true' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12278659/posts/default/112547408191620134'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12278659/posts/default/112547408191620134'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jejakcerita.blogspot.com/2005/08/kemarin-100-hari.html' title='Kemarin 100 Hari'/><author><name>Boday</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13229829558249161652</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-12278659.post-112477388091731154</id><published>2005-08-23T10:57:00.000+07:00</published><updated>2005-08-23T12:11:21.053+07:00</updated><title type='text'>Hening,teduhkan hati tuk melihat pancaran ilahi</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://photos1.blogger.com/blogger/7492/1032/1600/DSCN1698.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://photos1.blogger.com/blogger/7492/1032/320/DSCN1698.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;B&lt;/span&gt;angun pagi &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;hari, duduk diserambi rumah sembari nunggu sava &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;mau berangkat ke tempatnya bermain (playgroup). Menikmati udara bogor di pagi hari yang masih segar &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;segelas teh &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;manis hangat dan Novel Alkhemis karya Paulo Coelho menemanikku,&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt; tgl 16-19 aug 05 aku cuti dari segala aktifitas pekerjaan dikantor, berhela sejenak dari riuh pikuknya kemacetan &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;jalan-jalan di kota jakarta yang selalu menjadi santapanku tiap hari pulang-pergi ke kantor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;me- refresh kembali novel Alkhemis ternyata dasyatnya tidak lagi kurasakan sedasyat pertama kali kubaca buku ini tapi nuansanya masih lumayan untuk mengisi dan meneduhkan hati dipagi hari. Dua burung pipit dan seekor kupu-kupu bermain berterbangan di pucuk-pucuk kembang yang di tanam istriku. Pucuk-pucuk kembang yang hijau segar gulir embun masih menetes, tanah yang separo basah karena habis disiram menambah suasana kesejukan. Sava berangkat bermain diantar istriku, cium pipi kiri kanan menambah kedamaian rasa hati, kegembiraan anak, senyuman istri, cium peluk dari orang yang kita sayang adalah suatu anugerah yang luar biasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://photos1.blogger.com/blogger/7492/1032/1600/DSCN1265.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://photos1.blogger.com/blogger/7492/1032/320/DSCN1265.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Kucoba melepas semua kepenatan dari aktifitasku sehari-hari, kunikmati detik demi detik kebersamaan bersama anak istriku yang biasanya hanya kudapat pada akhir pekan. Suasana yang luar biasa, suasana kebahagiaan, kedamainan dalam kebersamaan, tertawa dan bercanda bersama terkadang teriring tangis dari sava, nuansa warna-warni yang membuat rumah jadi bersinar penuh keikhlasan dan kebahagiaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terkadang kita terlalu sibuk dengan aktifitas pekerjaan sampai kita terlewat menikmati suasana indahnya sebuah keluarga. Pekerjaan hanyalah salah satu pilar dari kebutuhan rumah tangga, syukur akan suasana damai, bahagia dan kesejukan keluarga juga salah satu pilar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menjemput sava dari sekolahnya, dia begitu gembira aku jemput naik motor, dengan sigap dia naik motor dan minta bonceng di depan, aku tanya tadi di sekolah diajarin apa, sava yang baru 2.5 th itupun bercerita dengan antusiasnya, cerita diajarin nyanyi diajarin nari bercerita di sepanjang jalan perumahan komplek yasmin. Interaksi dengan anak baik tawa atau tangis adalah anugegrah sesuatu yang luar biasa yang diberikan kepada kita, munculah rasa cinta dan kasih. Peluk,cium, canda tawa dan tangis istri juga adalah sebuah anugerah yang patut kita syukuri, sebagai pasangan hidup tempat kita berkaca diri, tempat berbagi dan menumpahkah kasih sayang dan cinta kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita tidak hanya membutuhkan cinta dan kasih sayang, kita juga membutuhkan tempat curahan cinta dan kasih sayang, keluarga (anak dan istri) bisa memberikan kedua-duanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*hening,teduhkan hati tuk melihat pancaran ilahi*&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/12278659-112477388091731154?l=jejakcerita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jejakcerita.blogspot.com/feeds/112477388091731154/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=12278659&amp;postID=112477388091731154&amp;isPopup=true' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12278659/posts/default/112477388091731154'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12278659/posts/default/112477388091731154'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jejakcerita.blogspot.com/2005/08/heningteduhkan-hati-tuk-melihat.html' title='Hening,teduhkan hati tuk melihat pancaran ilahi'/><author><name>Boday</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13229829558249161652</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-12278659.post-112297727502841615</id><published>2005-08-02T16:52:00.000+07:00</published><updated>2005-08-02T17:13:12.986+07:00</updated><title type='text'>Ancol 30 Jul 2005</title><content type='html'>&lt;a href="http://photos1.blogger.com/blogger/7492/1032/1600/DSCN1251.jpg"&gt;&lt;img style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://photos1.blogger.com/blogger/7492/1032/320/DSCN1251.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; "&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;papa...papa.. tolong dong... ayo dong.." begitu teriak kecilmu terucap (*300805 ancol*). Kita melangkah bergandeng bersama menyusuri pantai yang sudah disulap jadi susunan paving-paving dan tumpukan batu yang tersusun lama. "Papa.. apa itu..wah...wah.. ada pelahu..", "Iya nak.. itu perahu, ayo coba hitung jumlah perahunya ada berapa", " satu..dua..tiga...empat..", "horeeee...".&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;"coba sava duduk disitu..diem ya...ok..senyum dikit..ayo dong...nah gitu..." sejenak terdengar "click" kamera itu telah mengabadikan gambarmu di umur 3th 4 bulan genap 10 hari.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;Kau memandang jauh ke depan jangan terlupa tapak kaki berpijak&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;Kau ketawa lepas jangan lupa ada tangis yang juga indah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;Kau teriak kencang jangan lupa untuk diam sesaat meredam rasa&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;Nak tak terasa kau telah besar kini..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;Tangismu.. Tawamu... indah menghiasi dunia,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;Mantapkan langkah, lantang teriakkan keyakinanmu, jalanlah lurus dengan lentera hatimu..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;With love papa &amp;amp; mama&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/12278659-112297727502841615?l=jejakcerita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jejakcerita.blogspot.com/feeds/112297727502841615/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=12278659&amp;postID=112297727502841615&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12278659/posts/default/112297727502841615'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12278659/posts/default/112297727502841615'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jejakcerita.blogspot.com/2005/08/ancol-30-jul-2005.html' title='Ancol 30 Jul 2005'/><author><name>Boday</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13229829558249161652</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-12278659.post-112245419663472169</id><published>2005-07-27T15:20:00.000+07:00</published><updated>2007-03-16T12:28:19.079+07:00</updated><title type='text'>Jejak Tapak Tak Pernah Terhapus</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Jejak kaki yang sudah tertapakai gak akan pernah terhapus&lt;br /&gt;Langkah perlangkah yang bukan karena langkahkupun tak bisa terhapus&lt;br /&gt;Semuanya terukir satu persatu yang menunjukkan diriku atau dirimu itu siapa&lt;br /&gt;Banyak hal yang kadang ingin ku hapus karena kusangka lukisan itu tidak bagus, tapi ternyata tangankupun tak mampu untuk mengambil kanvas untuk kulukis menjadi putih bersih untuk ku lukis kembali&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Putih bersih tak berarti baik, corat-coret sana-sini tak berarti kotor&lt;br /&gt;Darimanapun atau dari siapapun aku dilahairkan di dunia itu hanyalah coretan kecil untuk diriku yang aku tak akan bisa mengubahnya&lt;br /&gt;Dengan siapapun dan darimanapun aku berkawan dan berteman itu hanyalan coretan kecil untuk menebalkan lukisan diriku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diriku darimana? tak pernah aku pertanyakan dan tak akan aku permasalahkan&lt;br /&gt;Mengapa diriku? kadang pertanyaan yang terlalu naif aku pertanyakan&lt;br /&gt;Diriku saat ini adalah diriku saat ini&lt;br /&gt;Kau terima atau tidak, aku tidak punya hak untuk mengaturnya karena kau yang lebih tahu apakah aku akan atau tetap kau terima atau tidak&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kakiku untuk melangkah tak akan terhenti sebelum lukisan diriku lengkap garis gores dan titik yang tertuang diatas hamparan alam semesta dimana ku dilahirkan&lt;br /&gt;Tarikan untuk menghentikan kakiku kadang terlalu kuat, ku sering tak berdaya ku hanya bisa terdiam dalam kesendirian dalam kesepian yang tak bisa terucapkan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku hanya bisa menatap lukisan yang telah tergores dan digoreskan untukku&lt;br /&gt;Pilihanku hanya mau menerima atau tidak, tidak lebih tidak kurang.&lt;br /&gt;Ku terjepit dalam ketakberdayaan&lt;br /&gt;Semua ini aku tidak pernah ingin dan juga tak pernah meminta&lt;br /&gt;Inilah lukisanku&lt;br /&gt;Inilah diriku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika kau pertanyakan aku mengapa, darimana dan kenapa tidak, maka pertanyakanlah pada yang menciptakanku....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Budi dalam kubah harubiru&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/12278659-112245419663472169?l=jejakcerita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jejakcerita.blogspot.com/feeds/112245419663472169/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=12278659&amp;postID=112245419663472169&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12278659/posts/default/112245419663472169'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12278659/posts/default/112245419663472169'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jejakcerita.blogspot.com/2005/07/jejak-tapak-tak-pernah-terhapus.html' title='Jejak Tapak Tak Pernah Terhapus'/><author><name>Boday</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13229829558249161652</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-12278659.post-112113672657049835</id><published>2005-07-12T09:38:00.000+07:00</published><updated>2005-07-12T09:52:06.576+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;Keraguan yang datang silih berganti laksana cermin lemahnya keyakinanku padaMu akan semua jalan hidupku yang Engkau sendiri telah tetapkan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;Kepercayaanku padaMu belum cukup tumbuh subur bersemai menjadi buah keyakinan yang manis, tak semudah yang kudengar,  tak semudah yang kulihat, tak semudah yang kurasa&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;Aku terus berjalan mencoba terus untuk menjadi air yang mengalir kemanapun sesuai hukum&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;alam bagaimana seharusnya air mengalir&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;Memang tidak mudah untuk menjadi air &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;Tidak ingin Tidak Menolak&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;Tidak takut Tidak Berani&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;Tidak Bertanya Tidak Mempertanyakan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;Semuanya mengalir dimana memang seharusnya mengalir sesuai hukum yang telah Engkau tetapkan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;Ku akan terus belajar mengalir sampai tahu bahwa aku "hanyalah" dialirkan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;Batu karang yang membentur diriku sebagai bukti bahwa diriku masih mengalir...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;"&gt;Jakarta 12 Jun 2005&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/12278659-112113672657049835?l=jejakcerita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jejakcerita.blogspot.com/feeds/112113672657049835/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=12278659&amp;postID=112113672657049835&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12278659/posts/default/112113672657049835'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12278659/posts/default/112113672657049835'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jejakcerita.blogspot.com/2005/07/keraguan-yang-datang-silih-berganti.html' title=''/><author><name>Boday</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13229829558249161652</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-12278659.post-112012034077493342</id><published>2005-06-30T15:28:00.001+07:00</published><updated>2005-06-30T15:32:20.780+07:00</updated><title type='text'>Keraguan dalam Keindahan</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:verdana;font-size:78%;"&gt;Benih busuk yang ditanam raga&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:78%;"&gt;Dalam suburnya tanah keakuan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:78%;"&gt;Dalam rajinnya pupuk eksistensi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:78%;"&gt;Tumbuh berkembang pohon fantasi&lt;br /&gt;Sebuah pohon fantasi dalam hasrat&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:78%;"&gt;Dalam bunganya angkuh setiap saat&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:78%;"&gt;Berhias dahan amarah meluap sarat&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:78%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:78%;"&gt;Daun keraguanpun berkembang lebat&lt;br /&gt;Putaran musim berbuah takut&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:78%;"&gt;Kulit sang buah sekeras batu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:78%;"&gt;Berbiji pahit sesal dan kalut&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:78%;"&gt;Termakan semua terasa kecut&lt;br /&gt;Berjalan mundur menembus waktu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:78%;"&gt;Tertatih sampai awal Sang Ibu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:78%;"&gt;Sampah terlihat penuh berserak&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:78%;"&gt;Tebal menggunung dan mengerak&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:78%;"&gt;Sampah waktu, sampah kalbu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:78%;"&gt;Sampah ragu, sampah malu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:78%;"&gt;Sampah takut, sampah kalut&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:78%;"&gt;Sampahnya belenggu maut&lt;br /&gt;Lelah tidak bisa berdiam&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:78%;"&gt;Keluh tidak dapat bermuram&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:78%;"&gt;Merunduk terus membersihkan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:78%;"&gt;Mengais sampah berserakan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:78%;"&gt;Samurai jiwa mengasah hati&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:78%;"&gt;Pedangnya kerelaan nurani&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:78%;"&gt;Memotong ikatan belenggu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:78%;"&gt;Membedah takut dan ragu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:78%;"&gt;&lt;br /&gt;Lubang membesar terlihat pintu&lt;br /&gt;Seribu pintu terpilih satu&lt;br /&gt;Pengantar arah segenap sudut&lt;br /&gt;Melintas dalam empat penjuru&lt;br /&gt;Wajah sebenarnya hanyalah satu, wajah&lt;br /&gt;MuJika Kau perbanyak cermin, banyaklah jadinya&lt;br /&gt;Cermin WajahMu dua bagian&lt;br /&gt;Bagaikan dua sisi mata uang&lt;br /&gt;Pantulan cermin Keindahan&lt;br /&gt;Pantulan cermin Kegagahan&lt;br /&gt;Cermin WajahMu pantulkan namaMu&lt;br /&gt;Pantulan nama-nama KeindahanMu&lt;br /&gt;Pantulan nama-nama KegagahanMu&lt;br /&gt;Semua nama-nama KebaikanMu&lt;br /&gt;Dua cermin saling pantulkanNama-nama yang bergantian&lt;br /&gt;Cermin Nyata,&lt;br /&gt;KetidaknyataanMuCermin Halus,&lt;br /&gt;KeperkasaanMuCermin Gagah, KeindahanMuCermin Cinta, PenolakanMu&lt;br /&gt;Cinta kepadaMu itu memang manis&lt;br /&gt;Manis yang lupakan semua yang adaIngkar kepadaMu itu rasanya pahit&lt;br /&gt;Pahit tetapi tampakkan semuanya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;dengan&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/12278659-112012034077493342?l=jejakcerita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jejakcerita.blogspot.com/feeds/112012034077493342/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=12278659&amp;postID=112012034077493342&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12278659/posts/default/112012034077493342'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12278659/posts/default/112012034077493342'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jejakcerita.blogspot.com/2005/06/keraguan-dalam-keindahan_30.html' title='Keraguan dalam Keindahan'/><author><name>Boday</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13229829558249161652</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-12278659.post-111500446426020304</id><published>2005-05-02T10:26:00.000+07:00</published><updated>2005-05-02T10:27:44.263+07:00</updated><title type='text'>Kisah Lelaki Hebat</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:verdana;font-size:78%;"&gt;Thomas Wheeler, CEO MassachusettsMutual Life Insurance Company, dan istrinya sedang menyusuri jalan raya Negara bagian ketika menyadari bensin mobilnya nyaris habis. Wheeler segera keluar dari jalan raya bebas hambatan itu dan tak lama kemudian menemukan pompa bensin yang sudah bobrok dan hanya punya satu mesin pengisi bensin.&lt;br /&gt;Setelah menyuruh satu-satunya petugas di situ untuk mengisi mobilnya dan mengecek oli, dia berjalan-jalan meutari pompa bensin itu untuk melemaskan kaki. Ketika kembali ke mobil, dia melihat petugas itu sedang asyik mengobrol dengan istrinya. Obrolan mereka langsung berhenti ketika dia membayar si petugas. Tetapi ketika hendak masuk ke mobil, dia melihat petugas itu melambaikan tangan dan dia mendengar orang itu berkata, "Asyik sekali mengobrol denganmu!"&lt;br /&gt;Setelah mereka meninggalkan pompa bensin itu, Wheeler bertanya kepada istrinya apakah dia kenal lelaki itu. Istrinya langsung mengiyakan. Mereka pernah satu sekolah di SMA dan pernah pacaran kira-kira setahun.&lt;br /&gt;"Astaga, untung kau menikah denganku. Bila tidak, kau jadi istri petugas pompa bensin, bukan istri direktur utama."&lt;br /&gt;"Sayangku," jawab istrinya, "Kalau aku menikah dengannya, dia yang akan menjadi direktur utama dan kau. Akan menjadi petugas pompa bensin."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:78%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:78%;"&gt;DI BELAKANG SETIAP PRIA HEBAT SELALU ADA WANITA HEBAT!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:78%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:78%;"&gt;sumber:milist airputih&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/12278659-111500446426020304?l=jejakcerita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jejakcerita.blogspot.com/feeds/111500446426020304/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=12278659&amp;postID=111500446426020304&amp;isPopup=true' title='5 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12278659/posts/default/111500446426020304'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12278659/posts/default/111500446426020304'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jejakcerita.blogspot.com/2005/05/kisah-lelaki-hebat.html' title='Kisah Lelaki Hebat'/><author><name>Boday</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13229829558249161652</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>5</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-12278659.post-111440222610089047</id><published>2005-04-25T11:08:00.000+07:00</published><updated>2005-04-25T11:10:26.103+07:00</updated><title type='text'>Life is Beautiful</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:verdana;font-size:78%;"&gt;(A lesson from a journey to India)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:78%;"&gt;&lt;br /&gt;Sebuah cerita tentang hidup dari negeri India....&lt;br /&gt;Saya pikir, hidup ini kayaknya cuma nambahin kesulitan-kesulitan saya aja! 'Kerja menyebalkan', hidup tak berguna', dan nggak ada sesuatu yang beres!! banyak masalah...&lt;br /&gt;Tapi semua itu berubah... sejak kemarin...Pandangan saya tentang hidup ini benar-benar telah berubah! Tepatnya terjadi setelah saya bercakap-cakap dengan teman saya. Ia mengatakan kepada saya bahwa walau ia mempunyai 2 pekerjaan dan berpenghasilan sangat minim setiap bulannya, namun ia tetap merasa bahagia dan senantiasa bersukacita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya pun jadi bingung, bagaimana bisa ia bersukacita selalu dengan gajinya yang minim itu untuk menyokong kedua orangtuanya, mertuanya, istrinya, 2 putrinya, ditambah lagi tagihan-tagihan rumah tangga yang numpuk!!!&lt;br /&gt;Kemudian ia menjelaskan bahwa itu semua karena suatu kejadian yang ia alami di India. Hal ini dialaminya beberapa tahun yang lalu saat ia sedang berada dalam situasi yang berat. Setelah banyak kemunduran yang ia alami itu, ia memutuskan untuk menarik nafas sejenak dan mengikuti tur ke India. Ia mengatakan bahwa di India, ia melihat tepat di depan matanya sendiri bagaimana seorang ibu MEMOTONG tangan kanan anaknya sendiri dengan sebuah golok!! Keputusasaan dalam mata sang ibu, jeritan kesakitan dari seorang anak yang tidak berdosa yang saat itu masih berumur 4 tahun!!, terus menghantuinya sampai sekarang. Kamu mungkin sekarang bertanya-tanya, kenapa ibu itu begitu tega melakukan hal itu? Apa anaknya itu 'so naughty' atau tangannya itu terkena suatu penyakit sampai harus dipotong? Ternyata tidak!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua itu dilakukan sang ibu hanya agar anaknya dapat..MENGEMIS...!!&lt;br /&gt;Ibu itu sengaja menyebabkan anaknya cacat agar dikasihani orang-orang saat mengemis di jalanan !! Saya benar-benar tidak dapat menerima hal ini, tetapi ini adalah KENYATAAN!! Hanya saja hal mengerikan seperti ini terjadi di belahan dunia yang lain yang tidak dapat saya lihat sendiri !!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kembali pada pengalaman sahabat saya itu, ia juga mengatakan bahwa setelah itu ketika ia sedang berjalan-jalan sambil memakan sepotong roti, ia tidak sengaja menjatuhkan potongan kecil dari roti yang ia makan itu ke tanah. Kemudian dalam sekejap mata, segerombolan anak kira-kira 6 orang anak sudah mengerubungi potongan kecil dari roti yang sudah kotor itu... mereka berebutan untuk memakannya!! (suatu reaksi yang alami dari kelaparan). Terkejut dengan apa yang baru saja ia alami, kemudian sahabatku itu menyuruh guidenya untuk mengantarkannya ke toko roti terdekat. Ia menemukan 2 toko roti dan kemudian membeli semua roti yang ada di kedua toko itu! Pemilik toko sampai kebingungan, tetapi ia bersedia menjual semua rotinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kurang dari $100 dihabiskan untuk memperoleh 400 potong roti (jadi tidak sampai $0,25 / potong) dan ia juga menghabiskan kurang lebih $100 lagi untuk membeli barang keperluan sehari-hari. Kemudian ia pun berangkat kembali ke jalan yang tadi dengan membawa satu truk yang dipenuhi dengan roti dan barang-barang keperluan sehari-hari kepada anak-anak (yang kebanyakan CACAT) dan beberapa orang-orang dewasa disitu! Ia pun mendapatkan imbalan yang sungguh tak ternilai harganya, yaitu kegembiraan dan rasa hormat dari orang-orang yang kurang beruntung ini!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk pertama kalinya dalam hidupnya, ia merasa heran bagaimana seseorang bisa melepaskan kehormatan dirinya hanya untuk sepotong roti yang tidak sampai $0,25!! Ia mulai bertanya-tanya pada dirinya sendiri, betapa beruntungnya ia masih mempunyai tubuh yang sempurna, pekerjaan yang baik, juga keluarga yang hangat. Juga untuk setiap kesempatan dimana ia masih dapat berkomentar mana makanan yang enak, mempunyai kesempatan untuk berpakaian rapi,punya begitu banyak hal dimana orang-orang yang ada di hadapannya ini AMAT KEKURANGAN!!&lt;br /&gt;Sekarang aku pun mulai berpikir seperti itu juga!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya, apakah hidup saya ini sedemikian buruknya? TIDAK, sebenarnya tidak buruk sama sekali!! Nah, bagaimana dengan kamu? Mungkin di waktu lain saat kamu mulai berpikir seperti aku, cobalah ingat kembali tentang seorang anak kecil yang HARUS KEHILANGAN sebelah tangannya hanya untuk mengemis di pinggir jalan..!!&lt;br /&gt;Saudara, banyak hal yang sudah kita alami dalam menjalani kehidupan kita selama ini, sudahkah kita BERSYUKUR???&lt;br /&gt;Apakah kita mengeluh saja dan selalu merasa tidak puas dengan apa yang sudah kita miliki??*&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:78%;"&gt;PS. kita tidak akan pernah merasa cukup bila kita terus melihat ke atas&lt;br /&gt;"* Life is Beautiful *"&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/12278659-111440222610089047?l=jejakcerita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jejakcerita.blogspot.com/feeds/111440222610089047/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=12278659&amp;postID=111440222610089047&amp;isPopup=true' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12278659/posts/default/111440222610089047'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12278659/posts/default/111440222610089047'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jejakcerita.blogspot.com/2005/04/life-is-beautiful.html' title='Life is Beautiful'/><author><name>Boday</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13229829558249161652</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-12278659.post-111406862091295023</id><published>2005-04-21T14:18:00.000+07:00</published><updated>2005-04-21T14:30:20.913+07:00</updated><title type='text'>Tiga Hari Saja</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:verdana;font-size:78%;"&gt;&lt;strong&gt;Yang pertama: Hari kemarin.&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;Anda tak bisa mengubah apa pun yang telah terjadi.&lt;br /&gt;Anda tak bisa menarik perkataan yang telah terucapkan.&lt;br /&gt;Anda tak mungkin lagi menghapus kesalahan dan mengulangi kegembiraan yang anda rasakan kemarin.&lt;br /&gt;Biarkan hari kemarin lewat; lepaskan saja...&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:78%;"&gt;&lt;strong&gt;Yang kedua: hari esok&lt;/strong&gt;.&lt;br /&gt;Hingga mentari esok hari terbit,&lt;br /&gt;Anda tak tahu apa yang akan terjadi.&lt;br /&gt;Anda tak bisa melakukan apa-apa esok hari.&lt;br /&gt;Anda tak mungkin sedih atau ceria di esok hari.&lt;br /&gt;Esok hari belum tiba; biarkan saja...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:78%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Yang tersisa kini hanyalah hari ini.&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Pintu masa lalu telah tertutup,&lt;br /&gt;Pintu masa depan pun belum tiba.&lt;br /&gt;Pusatkan saja diri anda untuk hari ini.&lt;br /&gt;Anda dapat mengerjakan lebih banyak hal hari ini bila anda mampu memaafkan hari kemarin dan melepaskan ketakutan akan esok hari.&lt;br /&gt;Hiduplah hari ini. Karena, masa lalu dan masa depan hanyalah permainan pikiran yang rumit.&lt;br /&gt;Hiduplah apa adanya. Karena yang ada hanyalah hari ini, hari ini yang abadi.&lt;br /&gt;Perlakukan setiap orang dengan kebaikan hati dan rasa hormat, meski mereka berlaku buruk pada anda.&lt;br /&gt;Cintailah seseorang sepenuh hati hari ini, karena mungkin besok cerita sudah berganti.&lt;br /&gt;Ingatlah bahwa anda menunjukkan penghargaan pada orang lain bukan karena siapa mereka, tetapi karena siapakah diri anda sendiri&lt;br /&gt;Jadi, jangan biarkan masa lalu mengekangmu atau masa depan membuatmu bingung, lakukan yang terbaik HARI INI dan lakukan sekarang juga&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber: Unknown &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/12278659-111406862091295023?l=jejakcerita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jejakcerita.blogspot.com/feeds/111406862091295023/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=12278659&amp;postID=111406862091295023&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12278659/posts/default/111406862091295023'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12278659/posts/default/111406862091295023'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jejakcerita.blogspot.com/2005/04/tiga-hari-saja.html' title='Tiga Hari Saja'/><author><name>Boday</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13229829558249161652</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-12278659.post-111398583715215833</id><published>2005-04-20T15:28:00.000+07:00</published><updated>2005-04-20T15:37:55.193+07:00</updated><title type='text'>Semua Pemimpin Adalah Pembaharu</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:verdana;font-size:78%;"&gt;&lt;span style="color:#ff9900;"&gt;&lt;span style="color:#ff6600;"&gt;"Words without action are the assassins of idealism&lt;br /&gt;Only actions give life strenght, only moderation gives it charm"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#ff6600;"&gt;&lt;strong&gt;Jean Paul Richter&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#ff6600;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:78%;"&gt;&lt;br /&gt;(Kata-kata tanpa tindakan adalah pembunuhan idealisme, Hanya tindakan yang memberi kekuatan pada kehidupan, dan hanya self control yang membuat sebuah tindakan menjadi mempesona.)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak matematikawan bernama Mandelbrot menemukan fractal geometry, artinya satu lagi hukum alam yang telah ditemukan. Fractal adalah struktur geometris yang kompleks dan sangat detil di tiap level pembesaran. Fractal bisa juga self-similiar, artinya setiap bagian kecilnya dapat dilihat sebagai replika keseluruhan berskala kecil. Contoh yang paling mudah adalah daun pakis. Setiap fraksi dari daun pakis ini memiliki ciri yang sama dengan ciri keseluruhan. Proporsi geometris yang demikian ternyata terdapat juga pada tanaman lain, pada garis pantai, pada gugusan gunung, awan, galaksi, bahkan bongkahan salju. Inilah hukum alam yang dalam 'diam'nya mengatakan: "Hal yang besar selalu merupakan cerminan dari bagian kecilnya". Demikian juga kepemimpinan yang akan diuraikan sebagai berikut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;JELAJAH GAGASAN&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Semua Pemimpin pasti orang-orang yang kreatif. Tapi tidak semua orang kreatif menjadi pemimpin. Perbedaannya terletak pada seberapa jauh dia melontarkan daya kreatifnya, seberapa optimal dia menguji ide-idenya.. Semakin banyak ujian yang diberlakukan terhadap ide-ide tersebut,maka si ide akan menjadi semakin matang dan meyakinkan. Keyakinan atas kemantapan ide-ide inilah yang dimiliki seorang calon pemimpin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi jelas bahwa keyakinan bukanlah suatu hal yang bisa dipaksakan atau diterima begitu saja tanpa proses pengujian sebelumnya. Keyakinan adalah proses yang harus kita upayakan sendiri. Gambaran orang yang keyakinannya tak tergoyahkan adalah mereka yang tidak membutuhkan perintah untuk melakukan sesuatu, tidak juga tawaran, dan tidak hendak bernegosiasi tentang apa yang ia yakini. Orang yang berkeyakinan kuat ini juga tidak merasa perlu untuk meyakinkan orang lain (meyakinkan: memberikan tawaran kepercayaan, red), apalagi memaksakannya. Inilah yang membedakan si Yakin asli dengan orang lainnya yang tampak seperti memiliki keyakinan, padahal sama sekali tidak demikian. Keinginan untuk mendesakkan keyakinan pada orang lain ini malah mencerminkan adanya keraguan dan kelemahan. Acapkali kekurangyakinan ini di tutupi dengan pasal "harus membatasi pembicaraan tentang 'keyakinan' ini dengan 'orang-luar'." Kenapa ? karena mereka khawatir, jangan-jangan jika satu butir saja dari 'keyakinan-keyakinan'nya tadi dipatahkan orang dalam kancah pengujian, maka butir-butir sisanya akan kehilangan pijakan.&lt;br /&gt;benihnya adalah keyakinan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;PENJELAJAHAN = PEMAHAMAN DIRI&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Sebuah pepatah bijak mengatakan: "barang siapa mengenal dirinya, ia mengenal Tuhannya". Maka ketika Tuhan telah dikenal, hanya sifat-sifat agunglah yang akan yang akan menarik bagi kita. Dan ketika itu terjadi, kita akan mengatakan dengan penuh keyakinan: "Hidup ini adalah pilihanku. Doing my best adalah jalan keselamatanku" (Doing my best adalah bahasa universal untuk 'lillahi ta'ala', Red).&lt;br /&gt;Pencerahan seperti inilah yang terjadi pada seorang raja di Jawa pada suatu masa dan raja liannya di tanah Arab. Mengingat kedudukannya, Sri Sultan Hamengku Bhuwono IX sebenarnya tak akan pernah disulitkan oleh Belanda. Tapi ia memilih panggilan sifat ilahiahnya untuk berjuang bersama rakyat. Demikian pula dengan Sultan Saladin (1137-1193), seorang Kurdi kelahiran Tikrit yang menjadi sultan Mesir dan Syria. Ia sangat disegani dunia karena prinsip hidupnya yang mengutamakan kejujuran dan sportivitas: mengobati musuhnya -Richard the Lion Hearted-, bukannya mengambil keuntungan dari kondisi lemah sang musuh.&lt;br /&gt;Pohonnya adalah jatidiri&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;PENJELAJAHAN PENUH = MENEMBUS BATAS&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Joan of Arc (1412-1431) atau jeanne d'Arc , salah satu pahlawan agung Perancis yang menjadi pemersatu bangsanya - kala itu berada di bawah jajahan Inggris. Pada usianya yang ke-16 ia merasa 'mempunya misi' untuk memuluskan jalan Dauphin menjadi raja Perancis. Didukung dewan gereja dan kerajaan, ia memimpin sendiri sejumlah tentara dan memenangkan banyak pertempuran melawan Inggris. Tapi sejak menjadi raja (berkat Joan tentunya) , Dauphin (bergelar Charles VII) enggan melanjutkan peperangannya melawan penjajah. Joan tetap melanjutkan perjuangannya, sekalipun tanpa dukungan kerajaan, dan sekalipun ia "tahu" Dauphin kelak akan mengkhianatinya. Joan ditangkap menyusul persekongkolan yang juga melibatkan raja yang didukungnya, lalu dihukum bakar di usianya yang belum mencapai 20 tahun. "Dosa" yang membunuhnya adalah karena ia berpakaian seperti laki-laki dan memiliki keyakinan yang berbeda dengan keyakinan umum pada masa itu. Joan ditetapkan tak bersalah 25 tahun kemudian, bahkan diresmikan sebagai Santa 500 tahun sesudah kematiannya. Hari eksekusinya 30 Mei, sampai sekarang selalu dikenang sebagai hari peringatan untuknya. Kisahnya juga secara luas telah telah diabadikan dalam berbagai karya tulis dan karya seni kelas dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa yang membuat gadis biasa dari desa Orleans ini istimewa ? Ia lahir pada jaman kegelapan dimana perempuan tak punya hak bicara, apalagi memilih jalan hidupnya sendiri. Tapi keyakinan Joan yang sangat kuat membuatnya memiliki pengaruh sangat kharismatik pada rakyat,raja, lebih-lebih tentara yang dipimpinnya. Pengaruhnya mampu menembus batas gender yang masih menjadi persoalan pada masa itu. Joan 'disingkirkan' karena kekuatan pengaruhnya dikhawatirkan akan menyaingi kekuasaan raja. Keindahan jalan hidup Joan yang sangat singkat ini terletak pada pilihannya yang tak biasa. Joan memilih keputusan yang membuatnya "cukup mati badan" saja. Tapi jiwanya , kisah hidupnya, pola pikirnya...hidup abadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kisah Joan mengajarkan kepada kita, bahwa ketika pikiran dan daya kreatif kita menjelajah sejauh-jauhnya, demikian jauh sehingga mencapai suatu dimensi yang tak berstruktur dan tak terikat ruang dan waktu, acapkali hasilnya berupa insight yang melampaui tatanan baku pada jamannya. Tapi justru karena itulah sang penjelajah seperti ini bisa melahirkan alternatif dan solusi bagi lingkungan yang membutuhkan 'udara segar' . Dampak yang ditimbulkan dari 'udara segar' seperti ini bisa demikian revolusioner, juga bernilai universal, sehingga si penjelajah seperti ini sering dikenang dengan penuh rasa hormat sebagai sang pembaharu,sampai jauh sesudah masa hidupnya berlalu.&lt;br /&gt;Buahnya adalah Otoritas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:78%;"&gt;&lt;strong&gt;KESIMPULAN &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Ibarat menabur benih, ketika daya kreatif seseorang menjelajah sejauh-jauhnya , yang tumbuh kemudian tak hanya kemantapan yang mendalam atas produk kreativitasnya . Tapi juga pengetahuan dan kemantapan pada diri sendiri, atau di sebut juga Jati Diri. Jati diri ini merupakan sumber energi yang besar yang kemudian mendesaknya untuk bertindak dan menyajikan karya terbaiknya. Dan ketika kemudian karya kreatifnya dikenali orang lain, maka kehadiran si penjelajah sekarang ini ibarat sehelai kecil daun pakis seperti disebutkan di awal tulisan ini. Kehadirannya akan menjadi prototype yang berdaya magnet untuk mengilhami orang lain melakukan hal yang sama. Inilah hakekat dari otoritas. Otoritas bukanlah semacam kekuasaan untuk memaksakan kepatuhan. Otoritas adalah kekuatan mental yang memiliki pengaruh pada lingkungan.&lt;br /&gt;Last, seorang pemimpin pasti seorang pembaharu, pertama, yang ia perbaharui adalah pemahamannya atas diri sendiri, atas visi dan misi pribadinya. Kedua, disadari atau tidak, ia sekarang memiliki kualitas yang membuatnya bisa memperbarui lingkungan sekelilingnya. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:78%;"&gt;&lt;br /&gt;Selamat Menjelajah!&lt;br /&gt;*) Rd.Aas Rukasa&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.cosmic-link.or.id"&gt;www.cosmic-link.or.id&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/12278659-111398583715215833?l=jejakcerita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jejakcerita.blogspot.com/feeds/111398583715215833/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=12278659&amp;postID=111398583715215833&amp;isPopup=true' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12278659/posts/default/111398583715215833'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12278659/posts/default/111398583715215833'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jejakcerita.blogspot.com/2005/04/semua-pemimpin-adalah-pembaharu.html' title='Semua Pemimpin Adalah Pembaharu'/><author><name>Boday</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13229829558249161652</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-12278659.post-111398543589492431</id><published>2005-04-20T15:22:00.000+07:00</published><updated>2005-04-20T15:23:55.896+07:00</updated><title type='text'>Perubahan Diri dan Perubahan Hidup</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:78%;"&gt;Hal kecil apa yang seringkali menjadi awal mula sebuah perubahan hidup? Jawabannya adalah impian. Tidak berlebihan jika ada yang bilang impian adalah langkah pertama menuju sukses. Logikanya sangat sederhana. Bagaimana mungkin kita bisa mewujudkan impian kita jika kita sendiri tidak punya impian. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:78%;"&gt;&lt;br /&gt;Impian itu juga yang kini dimiliki Robi. Ia sudah bosan menjadi kontraktor terus alias hanya ngontrak rumah setiap tahunnya. Ia ingin agar bisa memiliki sebuah rumah sendiri tanpa harus direpotkan untuk pindahan setiap tahunnya. Impian itu kemudian disampaikan Robi kepada istri dan anaknya yang masih berusia 6 tahun. Dan mereka mendukung impian Robi. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:78%;"&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Sayangnya, sudah 2 tahun berlalu namun Robi belum juga berhasil memiliki rumah impiannya tersebut. Ia bahkan tidak sanggup untuk mengajukan kredit rumah ke bank. Ada apa gerangan? Rupanya Robi masih hidup dengan pola yang sama. Ia bekerja dengan irama kerja yang sama tanpa ada sedikit pun perubahan pada dirinya. Ia masih saja malas-malasan dalam mengejar target yang ditepatkan perusahaan. Di kantornya ia bahkan selalu dicap orang yang tepat waktu alias masuk tepat waktu dan pulang pun tepat waktu. Seorang rekan kerja bahkan menjulukinya sebagai si teng go (alias begitu teng langsung go). Itulah sebabnya hidupnya pun tidak berubah. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Kisah yang dialami Robi juga sering kali kita lihat dalam kehidupan kita. Bahkan tidak tertutup kemungkinan kita sendiri punya perilaku seperti Robi. Dalam hidup ini berlaku hukum sebab akibat persis seperti apa yang ada dalam firman Tuhan bahwa apa yang kita tabur itu juga yang akan kita tuai. Jika kita bertindak A maka kita akan mendapatkan hasil A. Jika kita bertindak B maka kita akan mendapatkan hasil B. Sebagian orang kemudian ingin mendapatkan hasil yang lebih baik, katakanlah C namun sayangnya mereka masih saja melakukan tindakan A atau B. Itu sangat mustahil! Jika seseorang menginginkan hasil C maka ia harus merubah tindakan dari A dan B ke C. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Yang menjadi pertanyaan sekarang adalah kenapa banyak orang enggan berubah? Saya mencatat setidaknya ada beberapa faktor penyebabnya. Pertama, karena perubahan tidak selalu mengenakkan. Anda akan mengetahui langsung hal ini dengan sebuah latihan kecil. Cobalah untuk menuliskan nama Anda dengan menggunakan tangan yang tidak biasanya Anda gunanya. Misalnya jika Anda biasa menggunakan tangan kanan, sekarang gunakan tangan kiri. Tentu sangat tidak nyaman. Kedua, perubahan adalah sebuah proses yang penuh pengorbanan. Untuk itu diperlukan waktu, ketekunan dan kesabaran. Bukan sesuatu yang instant! Terkadang baru bertahun-tahun kemudian kita bisa mendapatkan hasil yang kita inginkan. Ketiga, perubahan bisa menjadi sumber konflik baru. Ini lazim terjadi dalam sebuah organisasi yang mengadakan perubahan besar-besaran (misalnya restrukrurisasi) yang pada akhirnya berdampak pada berbagai segi kehidupan organisasi. Misalnya PHK (pemutusan hubungan kerja) atau ketidakpuasan akibat mutasi kerja. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Meski banyak manusia yang membenci perubahan namun mau tidak mau haruslah diakui bahwa perubahan adalah sumber kemajuan. Lantas, timbul pertanyaan, perubahan seperti apa yang bisa memberikan kontribusi signifikan terhadap kemajuan? Jawabannya jelas, perubahan yang dimulai dari diri sendiri. Sayangnya, banyak orang yang selalu bersuara agar orang lain berubah namun mereka sendiri enggan untuk berubah. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Motivator sekaligus pakar kepemimpinan, Dr. John C. Maxwell dalam bukunya Thinking for A Change menyatakan ada 6 langkah yang bisa mengubah hidup manusia. Pertama, kita harus mengubah cara berpikir kita. Mengubah cara berpikir akan mengubah keyakinan kita. Kedua, jika keyakinan kita berubah, harapan kita akan berubah. Ketiga, jika harapan kita berubah sikap kita berubah. Keempat, jika sikap kita berubah, perilaku kita berubah. Kelima, jika perilaku kita berubah, kinerja kita berubah. Dan keenam, jika kinerja kita berubah, hidup kita akan berubah. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Dari pernyataan Dr. Maxwell ini saya mencatat bahwa perubahan diri selalu dimulai dengan perubahan pola pikir. Hanya saja, saya perlu mengingatkan sekali lagi bahwa perubahan tidak selalu menyenangkan. Bahkan kalau suatu proses perubahan itu terasa mulus dan sangat enak, bisa jadi itu bukan perubahan. Perubahan selalu menuntut pengorbanan namun perubahanlah satu-satunya sarana efektif menuju ke tahapan kehidupan yang lebih baik. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Untuk itulah saya mengajukan beberapa saran praktis agar kita mampu mengubah hidup kita. Pertama, tentukan impian yang ingin kita raih sejelas dan sespesifik mungkin. Kedua, tentukan langkah-langkah yang akan kita ambil untuk mewujudkannya setahap demi setahap. Ketiga, buatlah komitmen yang kuat bahwa kita sungguh ingin berubah. Komunikasikan komitmen ini kepada sahabat dan orang terdekat kita dan jangan lupa untuk mendoakannya sebab sekeras apa pun kita bekerja akan sia-sia tanpa dukungan Tuhan. Ingat juga bahwa kesempatan untuk berubah itu pun sebuah anugerah dari Tuhan yang patut kita syukuri. Keempat, take action! Sebaik apapun konsep yang kita buat jika tanpa tindakan akan sangat percuma. Kelima, milikikah mitra akuntabilitas yakni sahabat-sahabat dekat kita yang berani menegur kita secara jujur, tulus dan terbuka jika kita mulai melenceng dari komitmen semula. Keenam, lakukan evaluasi berkala atas kemajuan yang telah kita peroleh. Jika memang diperlukan perubahan metode, kita tetap harus bersikap fleksibel. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Ijinkanlah saya menutup jumpa kita kali ini dengan sebuah nasihat kecil dari Victor Chasles: the sure way to miss success is to miss the opportunity. Ya, cara pasti untuk melewatkan kesuksesan adalah dengan melewatkan kesempatan yang ada. Termasuk kesempatan untuk berubah. Selamat melakukan perubahan dan raih impian Anda! *** &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:78%;"&gt;&lt;br /&gt;Sumber: Perubahan Diri dan Perubahan Hidup oleh Paulus Winarto&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/12278659-111398543589492431?l=jejakcerita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jejakcerita.blogspot.com/feeds/111398543589492431/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=12278659&amp;postID=111398543589492431&amp;isPopup=true' title='5 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12278659/posts/default/111398543589492431'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12278659/posts/default/111398543589492431'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jejakcerita.blogspot.com/2005/04/perubahan-diri-dan-perubahan-hidup.html' title='Perubahan Diri dan Perubahan Hidup'/><author><name>Boday</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13229829558249161652</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>5</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-12278659.post-111398479132326305</id><published>2005-04-20T15:11:00.000+07:00</published><updated>2005-04-20T15:17:19.140+07:00</updated><title type='text'>Dendam Bukanlah Solusi</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:78%;"&gt;&lt;br /&gt;Seringkali kali kita mangkal ketika seseorang mencurangi diri kita, mungkin langkah selanjutnya membalas perlakuan orang yang telah melakukan kecurangan tersebut. Dendam dan kemarahan bukan solusi terbaik untuk menghadapi persoalan tersebut, seperti halnya sebuah peniti jika kepalanya hilang maka kegunaan peniti tersebut sama sekali hilang. Memang cukup sulit untuk mengendalikan emosi dalam diri kita, apalagi jelas-jelas didepan mata kecurangan sengaja diperbuat oleh orang lain.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:78%;"&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Saya pernah mengalami sebuah peristiwa yang cukup mengagetkan namun coba saya hadapi dengan kepala dingin. Awalnya bermula ketika seorang warga kampung yang lebih dikenal sebagai preman lokal sering membuat permasalahan di wilayah tempat kami bertempat tinggal. Sebuat saja nama preman tersebut Jack. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Jack sering meneror saya yang kebetulan sebagai pendatang didaerah tersebut, kebetulan saya mempunyai usaha kecil-kecilan berupa penyewaan play station ( PS ) dan rental VCD. Jack memang sering berulah didepan penyewaan tersebut. Selain berprofesi sebagai preman kambuhan jack juga sebagai tukang parkir didepan pasar. Sebetulnya jack sudah beberapa kali meminjam play station ketempat saya, dan dia mengembalikan tepat waktu meskipun saya selalu memberikan special discount kepadanya. Suatu malam tepatnya pukul 12 malam Jack berjalan -jalan dilorong gang menuju rumahku, kebetulan saya sedang menuju kamar mandi yang letaknya diluar pintu utama ( disamping rumah, terpisah pintunya dengan rumah induk ). Jack saat itu jalan sempoyongan sambil mengomel, saat didepan pintu pagar rumahku jack langsung memanggil dan dia bicara secara kasar, selanjutnya jack coba mengayunkan kampak kearah mukaku, namun sempat saya hindari. Kemudian saya tanya, persoalan apa yang dihadapi saat itu, jack memberikan jawaban, bahwa barusan saja dia memukul serta membacok seseorang didepan pasar. Dan memang penampilan jack malam itu sangat semrawut malah kepalanya sedang diperban yang terlihat berdarah. Saya coba tenangkan dan meminta dia menyerahkan kampak kepada saya, tenyata dia menyerahkan kampak itu ke saya. Beberapa saat kemudian dia mengemukakan bahwa dia ingin meminjam PS ke saya, sayapun melayani. Beberapa saat dia membawa PS itu, namun saat dia membawa PS tersebut ada sesuatu yang tidak beres dalam hati kecilku. Tadinya saya berpikir untuk mendatanginya besok pagi, tujuannya tak lain untuk mengajak si Jack duel secara jantan satu lawan satu. Namun keesokkan harinya setelah saya mencari kemana-mana sijack tidak saya temukan. Saya semakin penasaran. Dua hari kemudian orang tuanya datang kepada saya bahwa si Jack sudah berada di Kantor polisi. Dia ditangkap setelah dari rumah saya, lengkap dengan PS ditangannya. Tuduhan polisi kepada si Jack diantaranya membuat keributan di pasar, serta mencuri PS dari rumah penduduk.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Setelah mengetahui jack ditangkap oleh polisi saya kemudian menuju kantor polisi untuk menjenguknya. Namun dalam laporan ke Polisi saya tidak melaporkan jack sebagai pencuri dia hanya meminjam dari saya serta saya terangkan bahwa dia adalah langganan saya. Mengenai kejadian malam itu, sewaktu jack ingin mengampak juga tidak saya ceritakan. Malah sewaktu saya menjenguk jack saya coba menenangkan dia, serta menanyakan apa yang perlu di Bantu. Jack mengeluh saat itu dia sakit gigi dan tidak punya uang untuk membeli obat. Kemudian saya membelikan obat dan rokok serta uang alakadarnya guna membeli makanan selama ditahan di kantor polisi.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Sehabis mengisi formulir pengambilan barang dikantor polisi, saya kemudian pulang. Seminggu kemudian Jack tiba-tiba muncul didepan rumahku dan tiba-tiba dia menujuku dengan terburu-buru, dia memelukku dan menangis dipundakku. Dia mengucapkan terima kasih atas bantuanku sewaktu dia berada di kantor polisi. Dia percaya dengan kedatangan saya kekantor polisi tuduhan pencurian dapat dihindari. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Saat ini jack masih berprofesi sebagai tukang parkir, namun sikapnya sudah berubah dibandingkan sebelum dia ditangkap. Hampir setiap kali dia bertemu denganku jack selalu menyapa dan tersenyum.&lt;br /&gt;Kandungan dari cerita ini :&lt;br /&gt;1.. Dendam dan amarah tidak akan menyelesaikan sebuah persoalan.&lt;br /&gt;2.. Setiap persoalan seyoknyanya dihadapi dengan kepala dingin dan diputuskan dengan bijak 3.. Usahakan membantu kesulitan orang lain, meskipun orang tersebut memusuhimu 4.. Untuk mengubah sikap seseorang tidak seharusnya dengan menceramahi terus - menerus, namun sentuhlah nuraninya dengan sikap dan perbuatan yang baik. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:78%;"&gt;&lt;br /&gt;"You Can achieve anything you want if you help enough people get what they want" Anda dapat mencapai apapun yang anda inginkan, jika anda membantu banyak orang untuk mendapatkan apa yang mereka inginkan"&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:78%;"&gt;&lt;br /&gt;Iday...&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/12278659-111398479132326305?l=jejakcerita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jejakcerita.blogspot.com/feeds/111398479132326305/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=12278659&amp;postID=111398479132326305&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12278659/posts/default/111398479132326305'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12278659/posts/default/111398479132326305'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jejakcerita.blogspot.com/2005/04/dendam-bukanlah-solusi_20.html' title='Dendam Bukanlah Solusi'/><author><name>Boday</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13229829558249161652</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-12278659.post-111398429598585917</id><published>2005-04-20T15:02:00.000+07:00</published><updated>2005-04-20T15:04:55.986+07:00</updated><title type='text'>Haruskas Hati Menciptakan Jarak?</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:78%;"&gt;Suatu hari sang guru bertanya kepada murid-muridnya, "Mengapa ketika seseorang sedang dalam keadaan marah, ia akan berbicara dengan suara kuat atau berteriak?"&lt;br /&gt;Seorang murid setelah berpikir cukup lama mengangkat tangan dan menjawab, "Karena saat seperti itu ia telah kehilangan kesabaran, karena itu ia lalu berteriak."&lt;br /&gt;"Tapi..." sang guru balik bertanya, "lawan bicaranya justru berada di sampingnya. Mengapa harus berteriak? Apakah ia tak dapat berbicara secara halus?"&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:78%;"&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Hampir semua murid memberikan sejumlah alasan yang dikira benar menurut pertimbangan mereka. Namun tak satu pun jawaban yang memuaskan. Sang guru lalu berkata, "Ketika dua orang sedang berada dalam situasi kemarahan, jarak antara ke dua hati mereka menjadi amat jauh walau secara fisik mereka begitu dekat. Karena itu, untuk mencapai jarak yang demikian, mereka harus berteriak. Namun anehnya, semakin keras mereka berteriak, semakin pula mereka menjadi marah dan dengan sendirinya jarak hati yang ada di antara keduanya pun menjadi lebih jauh lagi. Karena itu mereka terpaksa berteriak lebih keras lagi."&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Sang guru masih melanjutkan, "Sebaliknya, apa yang terjadi ketika dua orang saling jatuh cinta? Mereka tak hanya tidak berteriak, namun ketika mereka berbicara suara yang keluar dari mulut mereka begitu halus dan kecil. Sehalus apa pun, keduanya bisa mendengarkannya dengan begitu jelas. Mengapa demikian?" Sang guru bertanya sambil memperhatikan para muridnya. Mereka nampak berpikir amat dalam namun tak satupun berani memberikan jawaban. "Karena hati mereka begitu dekat, hati mereka tak berjarak. Pada akhirnya sepatah katapun tak perlu diucapkan. Sebuah pandangan mata saja amatlah cukup membuat mereka memahami apa yang ingin mereka sampaikan."&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Sang guru masih melanjutkan, "Ketika Anda sedang dilanda kemarahan, janganlah hatimu menciptakan jarak. Lebih lagi hendaknya kamu tidak mengucapkan kata yang mendatangkan jarak di antara kamu. Mungkin di saat seperti itu, tak mengucapkan kata-kata mungkin merupakan cara yang bijaksana. Karena waktu akan membantu Anda."&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:78%;"&gt;Sumber: Unknown (Tidak Diketahui)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/12278659-111398429598585917?l=jejakcerita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jejakcerita.blogspot.com/feeds/111398429598585917/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=12278659&amp;postID=111398429598585917&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12278659/posts/default/111398429598585917'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12278659/posts/default/111398429598585917'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jejakcerita.blogspot.com/2005/04/haruskas-hati-menciptakan-jarak.html' title='Haruskas Hati Menciptakan Jarak?'/><author><name>Boday</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13229829558249161652</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-12278659.post-111398394308821484</id><published>2005-04-20T14:52:00.000+07:00</published><updated>2005-04-20T14:59:03.093+07:00</updated><title type='text'>Aset Yang Terabaikan</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:78%;"&gt;&lt;br /&gt;Pergunakanlah waktu yang ada, karena hari-hari ini adalah jahat. - St. Paul&lt;br /&gt;Li Pai adalah seorang bocah yang suka bermalas-malasan dalam belajar.&lt;br /&gt;Ia lebih senang bermain-main daripada menghabiskan waktunya untuk membaca atau menulis. Suatu hari, saat gurunya tidak masuk, Li Pai keluar dari kelas dan pergi bermain-main di tepi sungai. Ketika hendak menangkap ikan, ia melihat seorang nenek sedang memusatkan perhatiannya pada sebatang besi yang diasahnya di atas sebuah batu.&lt;br /&gt;Selama setengah hari, Li Pai memperhatikan nenek tersebut bekerja namun si nenek tetap saja mengasah batang besi tersebut. Li Pai menjadi sangat bingung. Penuh rasa penasaran, Li Pai pun bertanya, "Nenek sedang apa?"&lt;br /&gt;Nenek yang sudah tua itu pun menjawab, "Saya sedang mengasah sebuah jarum untuk menyulam." "Mengasah jarum? Batang besi sedemikian besarnya, mau diasah sampai kapan?" kata Li Pai penuh rasa heran. "Benar, nak!" ujar nenek sambil mengangkat kepala dan memandang Li Pai, "walaupun batang besi ini besar, namun jika terus diasah akan menjadi semakin kecil. Asalkan saya tidak berhenti mengasah, batang besi ini pasti akan menjadi jarum." Mendengar itu, terbukalah mata hati Li Pai. Ia menjadi sadar betapa seringnya ia membuang-buang waktu untuk hal-hal yang tidak berguna. Saat itu juga ia mengambil komitmen untuk lebih tekun dalam belajar. Puluhan tahun kemudian ia pun dikenal sebagai seorang penyair besar. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:78%;"&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Cerita tentang Li Pai ini seakan hendak "menyindir" begitu banyak umat manusia di muka bumi ini. Bagaimana tidak, terlalu sering kita menghabis-habiskan waktu dan energi kita untuk hal-hal yang tidak produktif. Mulai dari sekadar tidur berlama-lama, melamun hingga berjalan-jalan tanpa tujuan yang pasti. Sebagian orang barangkali menyadari kesia-siaan tersebut namun tampaknya sebagian besar sama sekali tidak menyadarinya.&lt;br /&gt;Salah satu aset berharga demi meraih kesuksesan hidup adalah waktu yang diberikan Tuhan kepada manusia. Selama kita masih hidup, kita selalu punya peluang untuk menciptakan kehidupan yang lebih baik.&lt;br /&gt;Saya rasa, Tuhan sangat adil karena semua manusia diberikan waktu 24 jam sehari. Bukankah tidak ada manusia yang diberikan waktu 23,5 jam sehari atau 25 jam sehari? Semua diberikan waktu yang sama namun bagaimana kita memanfaatkannya sepenuhnya tergantung kita. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Dalam berbagai seminar dan training saya selalu menegaskan bahwa salah satu hal mencolok yang membedakan orang sukses dan orang gagal adalah bagaimana mereka mengisi waktu mereka. Ketika orang-orang gagal sedang duduk sambil ongkang-ongkang kaki, orang-orang sukses telah memulai menabur dan bekerja keras. Itulah sebabnya ketika orang- orang sukses menuai, orang-orang gagal hanya bisa gigit jari, bahkan terkadang merasa iri.&lt;br /&gt;Ketika memberikan training di sebuah toko buku besar di Jakarta, saya bertanya kepada para staf berapa banyak waktu yang mereka luangkan setiap hari untuk membaca. Anehnya, sebagian besar menjawab sama sekali tidak pernah. Alasannya sangat sederhana: tidak punya waktu.&lt;br /&gt;Kemudian saya balik bertanya, setiap hari berapa jam yang mereka habiskan di atas kendaraan umum untuk pulang pergi kerja. Umumnya menjawab satu hingga dua jam. "Nah, mengapa satu sampai dua jam itu tidak diluangkan untuk membaca?" tanya saya. Jika kita tahu mana yang penting dan merupakan prioritas maka kita lebih terdorong untuk melakukannya secara serius. Jika tidak, kita cenderung diombang- ambingkan oleh kehidupan dan membiarkan waktu berlalu begitu saja. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Seorang sahabat pernah memberikan saya sebuah puisi berjudul Pentingnya Waktu. Berikut kutipannya: "Untuk mengetahui nilai satu tahun, tanyakanlah kepada siswa yang gagal ujian akhir. Untuk mengetahui nilai satu bulan, tanyakanlah kepada ibu yang melahirkan bayi prematur. Untuk mengetahui nilai satu minggu, tanyakanlah kepada seorang editor surat kabar mingguan. Untuk mengetahui nilai satu jam, tanyakanlah kepada sepasang kekasih yang menanti untuk bertemu. Untuk mengetahui nilai satu menit, tanyakanlah kepada seorang yang baru saja ketinggalan bis, kereta atau pesawat. Untuk mengetahui nilai satu detik, tanyakanlah kepada seorang yang selamat dari kecelakaan. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Untuk mengetahui nilai satu milidetik, tanyakanlah kepada seorang yang meraih medali perak di Olimpiade."&lt;br /&gt;Ya, waktu memang sangat penting. Tidaklah berlebihan jika ada orang yang selalu berdoa dan mengucap syukur atas waktu yang dikaruniakan Tuhan. "Terima kasih kasih Tuhan atas hari ini karena hamba-Mu masih Engkau perkenankan melakukan hal-hal berguna demi memuliakan nama-Mu di muka bumi ini," begitu doa seorang pemuda setiap bangun pagi. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Menjelang tidur, ia pun berdoa, "Tuhan terima kasih atas hari ini.&lt;br /&gt;Terima kasih atas kesempatan yang telah Engkau karuniakan kepada hamba-Mu ini. Semoga apa yang aku lakukan hari ini sungguh berguna, tidak hanya bagi diriku tapi juga bagi sesamaku dan yang terpenting bagi kemuliaan nama-Mu. Barangkali aku memang belum bisa memanfaatkan waktuku secara maksimal. Semoga aku masih diberikan kesempatan untuk memperbaiki diri esok hari. Amin."&lt;br /&gt;Ijinkanlah saya menutup jumpa kita kali ini dengan nasihat dari seorang sahabat, "Seinci waktu adalah seinci emas tetapi kita tidak dapat membeli seinci waktu dengan seinci emas. Jadi, pergunakanlah waktumu sebaik-baiknya karena waktu yang telah lewat tidak akan pernah kembali lagi." *** &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:78%;"&gt;Sumber: Aset Yang Terabaikan oleh Paulus Winarto. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/12278659-111398394308821484?l=jejakcerita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jejakcerita.blogspot.com/feeds/111398394308821484/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=12278659&amp;postID=111398394308821484&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12278659/posts/default/111398394308821484'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12278659/posts/default/111398394308821484'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jejakcerita.blogspot.com/2005/04/aset-yang-terabaikan.html' title='Aset Yang Terabaikan'/><author><name>Boday</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13229829558249161652</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-12278659.post-111396649499706327</id><published>2005-04-20T10:07:00.000+07:00</published><updated>2005-04-20T10:08:15.000+07:00</updated><title type='text'>Kerendahan Hati Palsu</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:verdana;font-size:78%;"&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Mungkin Anda kenal orang yang memaksa orang lain memberi pujian dengan menggunakan reverse psychology.&lt;br /&gt;Percakapannya kira-kira seperti ini:&lt;br /&gt;Ia berkata, "Saya bermain piano buruk sekali!"&lt;br /&gt;Maka Anda berkata, "Ah enggak. Menurut saya, permainan piano Anda bagus sekali.'&lt;br /&gt;Ia berkata, "Tidak juga. Saya melakukan banyak kesalahan.&lt;br /&gt;Maka Anda berkata, "Tetapi menurut saya sangat hebat"&lt;br /&gt;Ia berkata, "Ah, Anda hanya mencoba menghibur saya."&lt;br /&gt;Maka Anda berkata, "Sungguh. Anda benar-benar luar biasa!"&lt;br /&gt;Ia berkata, "Terima kasih... tetapi saya pemain yang buruk."&lt;br /&gt;Bukankah percakapan tersebut menjengkelkan?&lt;br /&gt;Kita wajib mengakhiri percakapan konyol seperti itu secepat mungkin, dan mulai membicarakan hal yang masuk akal!&lt;br /&gt;Orang berprestasi tidak menggunakan tipuan kerendahan hati palsu.&lt;br /&gt;Mereka tidak memancing pujian tetapi kalau dipuji, mereka menerimanya dengan tulus.&lt;br /&gt;Selalu ucapkan terimakasih atau kata-kata lain yang sejenis.&lt;br /&gt;Mengapa?&lt;br /&gt;Jika kita dengan tulus menghargai diri sendiri, kita tidak perlu mengumumkan ke orang lain betapa baiknya diri kita. Hanya orang yang tidak yakin atas harga dirinyalah yang mengumumkannya ke semua orang.&lt;br /&gt;Yang perlu kita ketahui adalah bahwa menerima pujian bukanlah sikap yang perlu dipersoalkan. Kita tidak perlu menjadi seorang yang sempurna untuk mengucapkan terima kasih setelah menerima pujian.&lt;br /&gt;Orang yang sukses selalu mengucapkan, "Terima kasih." Mereka menyadari bahwa mengakui telah mengerjakan sesuatu dengan baik adalah sikap yang sehat.&lt;br /&gt;Jika Anda memberi selamat kepada Greg Norman atas kemenangannya di sebuah turnamen golf, ia tidak akan berkata, "Itu hanya kebetulan,"&lt;br /&gt;atau "Saya kebetulan sedang beruntung." Ia akan berkata, "Terima kasih." Jika Anda memberi selamat kepada Paul McCartney atas keberhasilannya membuat lagu yang menjadi hit, ia tidak akan berkata, "Kamu gila! Lagu itu sangat jelek." Ia akan berkata, "Terima kasih."&lt;br /&gt;Pujian adalah suatu hadiah. Perlu pemikiran dan usaha untuk memberikan pujian kepada seseorang. Seperti halnya kalau Anda memberi hadiah kepada seseorang, Anda akan merasa kecewa jika hadiah itu dikembalikan kepada Anda. Ini adalah alasan lain mengapa kita sebaiknya menerima pujian dengan senang hati.&lt;br /&gt;Coba bayangkan seorang teman Anda memuji penampilan Anda dan Anda menanggapi, "Tetapi bibirku tebal dan kakiku pendek!" Anda akan merasa tidak enak karena Anda tidak menerima pujian itu sesemangat teman Anda ketika ia melontarkannya. Ia juga merasa tidak enak karena alasan yang sama, dan akan mengingat Anda sebagai seorang teman berbibir tebal dan berkaki pendek.&lt;br /&gt;Jadi, mengapa tidak mengucapkan "terima kasih" saja? &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:78%;"&gt;Sumber: KCM - Jumat, 15 April 2005&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/12278659-111396649499706327?l=jejakcerita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jejakcerita.blogspot.com/feeds/111396649499706327/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=12278659&amp;postID=111396649499706327&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12278659/posts/default/111396649499706327'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12278659/posts/default/111396649499706327'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jejakcerita.blogspot.com/2005/04/kerendahan-hati-palsu.html' title='Kerendahan Hati Palsu'/><author><name>Boday</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13229829558249161652</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-12278659.post-111396484698767286</id><published>2005-04-20T09:31:00.000+07:00</published><updated>2005-04-20T09:40:46.986+07:00</updated><title type='text'>Bagi Rasa</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:verdana;font-size:78%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ff9966;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Terkadang ada saat-saat dalam hidup ketika engkau merindukan seseorang begitu dalam, hingga engkau ingin mengambilnya dari angan-anganmu, lalu memeluknya erat-erat!&lt;br /&gt;Ketika pintu kebahagiaan tertutup, pintu yang lain terbuka; tetapi, seringkali kita memandang terlalu lama pada pintu yang tertutup hingga kita tidak melihat pintu yang lain, yang telah terbuka bagi kita.&lt;br /&gt;Jangan percaya penglihatan; penglihatan dapat menipu.&lt;br /&gt;Jangan percaya kekayaan; kekayaan dapat sirna.&lt;br /&gt;Percayalah pada dia yang dapat membuatmu tersenyum, sebab hanya senyumlah yang dibutuhkan untuk mengubah hari gelap menjadi terang.&lt;br /&gt;Carilah dia, yang membuat hatimu tersenyum.&lt;br /&gt;Angankan apa yang engkau ingin angankan; pergilah kemana engkau ingin pergi; jadilah seperti yang engkau kehendaki, sebab hidup hanya satu kali dan engkau hanya memiliki satu kesempatan untuk melakukan segala hal yang engkau ingin lakukan.&lt;br /&gt;Semoga engkau punya cukup kebahagiaan untuk membuatmu tersenyum, cukup pencobaan untuk membuatmu kuat, cukup penderitaan untuk tetap menjadikanmu manusiawi, dan cukup pengharapan untuk menjadikanmu bahagia.&lt;br /&gt;Mereka yang paling berbahagia tidaklah harus memiliki yang terbaik dari segala sesuatu; mereka hanya mengoptimalkan segala sesuatu yang datang dalam perjalanan hidup mereka.&lt;br /&gt;Masa depan yang paling gemilang akan selalu dapat diraih dengan melupakan masa lalu yang kelabu; engkau tidak akan dapat maju dalam hidup hingga engkau melepaskan segala kegagalan dan sakit hatimu.&lt;br /&gt;Ketika engkau dilahirkan, engkau menangis sementara semua orang di sekelilingmu tersenyum.&lt;br /&gt;Jalani hidupmu sedemikian rupa, hingga pada akhirnya engkaulah satu-satunya yang tersenyum sementara semua orang di sekelilingmu menangis.&lt;br /&gt;Jangan hitung tahun-tahun yang lewat, hitunglah saat-saat yang indah..&lt;br /&gt;Hidup tidak diukur dengan banyaknya napas yang kita hirup; melainkan dengan saat-saat di mana kita menarik napas bahagia&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/12278659-111396484698767286?l=jejakcerita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jejakcerita.blogspot.com/feeds/111396484698767286/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=12278659&amp;postID=111396484698767286&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12278659/posts/default/111396484698767286'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12278659/posts/default/111396484698767286'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jejakcerita.blogspot.com/2005/04/bagi-rasa.html' title='Bagi Rasa'/><author><name>Boday</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13229829558249161652</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-12278659.post-111390152677422069</id><published>2005-04-19T16:04:00.000+07:00</published><updated>2005-04-20T10:06:42.466+07:00</updated><title type='text'>Bekerjalah dengan Cinta</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;color:#ff6600;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:78%;"&gt;&lt;br /&gt;Wanita paruh baya itu berperawakan pendek dan sedikit gemuk. Beberapa helai uban turut menghiasi mahkota kepalanya yang diikat dengan penjepit rambut. Namun raut wajah bulat telur itu seakan tak pernah sekalipun terlihat cemberut. Ia selalu tampak riang, sehingga menyembunyikan parasnya yang jelas telah digurati keriput.&lt;br /&gt;Wanita itu memang tidak terlalu renta, tetapi kekuatan dan kegesitan di masa mudanya niscaya telah direnggut usia. Karenanya, percayakah bahkan dari dirinya pun akan ada sebuah pelajaran tentang makna cinta?&lt;br /&gt;* * *&lt;br /&gt;Selalu...&lt;br /&gt;Sabtu adalah hari yang ditunggu. Hari di mana nafas bisa dihela dengan panjang, dan sejenak mengistirahatkan raga dari rentetan kesibukan yang melelahkan. Saatnya pula untuk menikmati kebersamaan dengan seisi anggota keluarga. Sehingga, berbelanja di sebuah supermarket dekat rumah pun menjadi hiburan yang tak kalah meluahkan kebahagiaan.&lt;br /&gt;Namun sepertinya tidak bagi wanita itu. Bagaikan tak mengenal hari libur, nyaris setiap waktu sosoknya selalu kutemui di sekitar kokusai kouryuu kaikan serta kampus.&lt;br /&gt;Layaknya hari kerja, dikemasnya sampah-sampah yang berserakan serta dipisahkan antara yang terbakar dan tidak. Lantas ditaruhnya pada plastik yang berbeda warna. Sebentar kemudian diambilnya kain untuk mengelap kursi dan meja. Tak lupa, dengan vacuum cleaner dibersihkannya juga permukaan lantai. Setelah selesai ia segera beranjak ke toilet, lalu dengan mengenakan sarung tangan plastik dibersihkannya bekas kotoran manusia tersebut tanpa raut muka jijik.&lt;br /&gt;Ia seperti tak peduli rasa lelah atau letih, walaupun terlihat pakaian seragam cleaning service biru mudanya telah basah bersimbah keringat. Tak juga kepenatan menyurutkan keramahannya untuk bertegur sapa dengan siapa saja saat bertemu muka.&lt;br /&gt;Wanita itu entah siapa namanya. Hanya dengan panggilan obachan ia biasa disapa. Saat bersua denganku, juga selalu disempatkannya bertanya kabar. Bahkan ia pernah bercerita panjang lebar tentang anak-anak serta cucunya karena sering melihatku berjalan-jalan dengan keluarga. Beberapa kali pula saat usai kerja kulihat ia sedang berbelanja, masih lengkap dengan seragam biru mudanya. Lantas ditaruh barang-barang tersebut dikeranjang, dan perlahan dikayuhnya pedal sepeda tua untuk beranjak pulang.&lt;br /&gt;Entahlah, rasanya tak ada perasaan iri dihatinya saat di hari libur ia ternyata harus bekerja, sementara aku justru berleha-leha. Ia bahkan tetap saja semangat bekerja dengan penuh suka cita. Begitu pula dengan obachan dan ojichan lain yang pernah kutemui, mereka selalu asyik menikmati pekerjaannya. Mencabut rumput liar di pekarangan kampus ketika musim panas, menyapu jalanan dari daun yang berserakan pada musim gugur, bahkan dengan bersusah payah turut menyerok tumpukan bongkahan salju di musim dingin.&lt;br /&gt;Terlihat betapa bergairahnya mereka ketika memang waktunya harus bekerja. Gairah dalam bentuk kesungguhan dalam menekuni apapun jenis pekerjaan, yang mungkin tak dipandang orang walau dengan sebelah mata. Karenanya, tak terdengar ngalor-ngidul obrolan hingga jam istirahat tiba untuk sejenak melepaskan lapar dan dahaga. Berselang satu jam kemudian, mereka akan kembali sibuk menekuni pekerjaannya. Senantiasa egitu, dari waktu ke waktu.&lt;br /&gt;Rutinitas mereka mungkin tidaklah istimewa. Bekerja demi memperoleh sedikit nafkah atau sekedar menghabiskan waktu luang, tentu lebih baik dari bermalas-malasan di rumah. Terlebih-lebih itu adalah pekerjaan kasar, bukan kerja kantoran yang menyenangkan dengan penyejuk atau pemanas ruangan.&lt;br /&gt;Lalu mengapa mereka selalu saja bekerja seolah tak pupus oleh lelah? Bahkan bekerja bagaikan sebuah energi yang tak kunjung padam, mengalir dalam pembuluh darah serta menggerakkan jiwa dan raganya.&lt;br /&gt;Sekejap akupun tepekur, kemudian mahsyuk merenung...&lt;br /&gt;Dan kulihat ada gairah membara yang berpendar dari balik kerut-merut kelopak mata tua itu. Seolah sinar matanya menyiratkan pesan agar bekerjalah dengan cinta. Karena bila engkau tiada sanggup, maka tinggalkanlah. Kemudian ambil tempat di depan gapura candi untuk meminta sedekah dari mereka yang bekerja dengan suka cita. (Kahlil Gibran). Wallahu a'lamu bish-shawaab.&lt;br /&gt;-Abu Aufa-&lt;br /&gt;Catatan:&lt;br /&gt;- Kokusai kouryuu kaikan: International House&lt;br /&gt;- Obachan: wanita berumur, setengah tua&lt;br /&gt;- Ojichan: pria berumur, setengah tua&lt;br /&gt;Sumber: Eramuslim.com - 01/02/2005 08:16 WIB&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/12278659-111390152677422069?l=jejakcerita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://jejakcerita.blogspot.com/feeds/111390152677422069/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=12278659&amp;postID=111390152677422069&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12278659/posts/default/111390152677422069'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/12278659/posts/default/111390152677422069'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://jejakcerita.blogspot.com/2005/04/bekerjalah-dengan-cinta.html' title='Bekerjalah dengan Cinta'/><author><name>Boday</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13229829558249161652</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
